alexametrics

Jalur Memutar dan Akses Sempit, Bus Enggan Masuk Terminal Kedung Cowek

10 November 2019, 20:20:30 WIB

JawaPos.com – Terminal Kedung Cowek tidak berfungsi maksimal. Angkutan umum, khususnya bus, enggan masuk ke terminal. Mereka lebih suka menurunkan penumpang di depan Taman Kalikedinding. Akibatnya, lokasi tersebut menjadi terminal bayangan.

Dari pantauan Jawa Pos, aktivitas naik turun penumpang banyak dilakukan di titik itu. Hampir semua jenis moda transportasi seperti becak motor (bentor), ojek, angkutan kota, dan taksi konvensional.

Para pengemudi memarkirkan kendaraannya untuk mencari penumpang yang baru saja turun dari bus dari Madura. Sopir enggan masuk ke dalam Terminal Kedung Cowek. Salah satu alasannya, akses yang kurang memadai. Jika ingin masuk ke terminal, bus harus putar balik ke arah sebaliknya. Yaitu, arah Surabaya–Madura melalui terowongan Jembatan Suramadu.

Akses menuju ke terminal cukup jauh. Sekitar 2 kilometer. Karena itulah, para supir bus memilih jalan pintas. Yaitu, menurunkan penumpang di sepanjang Jalan Kedung Cowek. Tepatnya pada pertigaan Jalan Nambangan atau depan Taman Kalikedinding.

Para penumpang tak keberatan diturunkan di sana. Bahkan, mereka lebih merasa nyaman daripada harus turun di Terminal Kedung Cowek. ’’Di sini (depan Taman Kalikedinding, Red) banyak angkot atau yang ngetem,’’ kata Muhammad Arifin, salah seorang penumpang asal Sumenep, Madura.

Bukan hanya angkot, transportasi umum lainnya pun tersedia di sana. Jika angkot yang ditunggu tak juga datang, Arifin bisa memilih moda transportasi lainnya. Mulai bentor, ojek, ataupun taksi. Kondisinya jauh berbeda jika dibandingkan dengan Terminal Kedung Cowek. ’’Di sana justru sepi angkot atau kendaraan umum lainnya,” ujar pria 43 tahun itu.

Sekretaris Kecamatan Kenjeran Sukanan menjelaskan, kondisi tersebut telah terjadi cukup lama. Bahkan sebelum taman dibangun. Hal itu berdampak pada padatnya arus lalu lintas di depan Taman Kalikedinding.

Dia mengusulkan agar dibangun selter bus di titik tersebut. Apalagi, pembangunan Taman Kalikedinding segera rampung. Dengan adanya taman dan selter bus, para penumpang dapat menunggu kedatangan kendaraan dengan tertib. ’’Tidak harus berdiri di depan jalan karena cukup berbahaya,’’ ucapnya.

Pembuatan selter bus di sana sebenarnya diajukan sejak lama. Sebelum adanya pembangunan Taman Kalikedinding. Sayang, sampai sekarang, belum jelas nasibnya.

Sementara itu, Kasi Angkutan Dishub Surabaya Ali Mustofa menyatakan, pemerintah telah membangun Terminal Kedung Cowek. Terminal tipe b tersebut berfungsi melayani bus antarkota dalam provinsi dan angkutan dalam kota.

Namun, dia mengakui, ada kendala teknis. Salah satunya, akses kendaraan ke terminal. Hal itu membuat pengemudi bus memilih menurunkan penumpang di pinggir jalan. Begitu juga dengan para penumpang. Alasannya, akses lebih mudah dan cepat. ’’Soal pendirian halte dan area parkir angkutan umum di seputaran area taman segera dikaji lebih dulu,’’ terang Ali

Alasan Tak Tertarik Masuk Terminal:

1. Harus putar balik untuk masuk ke terminal.

2. Akses masuk terminal sempit.

3. Moda lain lebih banyak menunggu di luar terminal.

4. Penumpang sulit memilih moda lain jika turun di dalam terminal.

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ian/c22/eko



Close Ads