
Machfud Arifin usai memberikan suaranya di TPS 25. Frizal/JawaPos
JawaPos.com–Suara untuk Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin kalah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 25, Kelurahan Soetomo, Kecamatan Tegalsari. TPS tersebut menjadi tempat Machfud Arifin menggunakan hak pilihnya dalam kontestasi Pilwali 2020 pada Rabu (9/12).
Sebelumnya, Machfud Arifin didampingi sang istri, Lita Machfud Arifin dan putri ketiganya mencoblos di TPS tersebut. Ketiganya berjalan kaki dari kediamannya pada pukul 09.30. Gerimis dan mendung menemani keberangkatan mereka.
Namun, suara yang didapat Machfud Arifin kalah jauh dibandingkan suara untuk pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Nomor Urut 1 Eri Cahyadi dan Armuji.
Hal itu dikonfirmasi Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 25 di Jalan W.R. Soepratman, Chairani. Dia mengatakan dari 306 Daftar Pemilih Tetap (DPT), hanya 129 orang yang menggunakan hak pilih.
”Dari 306 Daftar Pemilih Tetap (DPT), hanya 129 orang yang menggunakan hak pilihnya. Tiga di antaranya adalah Machfud Arifin, istri, dan anaknya,” tutur Chairani ketika ditemui usai penghitungan suara pada Rabu (9/12) sore.
Untuk jumlah suara, lanjut Chairani, hanya 1 suara dianggap tidak sah. ”Total 128 suara sah dan satu suara tidak sah. Sehingga ada 129 jumlah suara yang masuk dari 306 DPT,” terang Chairani.
Dari 128 suara sah itu, Machfud Arifin-Mujiaman hanya mendapat 20 suara dan lawannya Eri Cahyadi-Armuji mendapat 108 suara. Otomatis, selisih keduanya cukup jauh yaitu 88 suara atau 84,4 persen.
Ditemui secara terpisah, Machfud Arifin mengku akan menunggu hasil rekapitulasi resmi dari KPU. Machfud terlihat tersenyum lebar ketika menemui warga dan pendukung yang menemuinya di kediaman.
”Kami akan menunggu rekapitulasi dari pihak KPU. Apa yang selama ini saya lakukan bersama Pak Mujiaman adalah untuk warga Surabaya,” tutur Machfud.
Pada Pilwali Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman didukung koalisi besar yang berisi 8 partai. Yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Partai Nasdem. Koalisi tersebut melawan pasangan Eri Cahyadi-Mujiaman yang hanya diusung PDIP dan didukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=p9pdTLD3R1M

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
