
JEMPUT BOLA: Karyawan Bank Jatim berada di DPRD Surabaya. Sejumlah anggota dewan berencana menggadaikan SK mereka untuk mendapat pinjaman Rp 500 juta. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)
JawaPos.com - Anggota DPRD Surabaya menerima gaji untuk kali pertama sejak dilantik 24 Agustus. Setelah dipotong pajak, anggota dewan rata-rata menerima Rp 45 juta. Meski begitu, masih banyak yang tergiur pinjaman dengan bunga rendah dari Bank Jatim.
Setiap anggota dewan bisa menjaminkan SK pelantikannya. Limit pinjaman mencapai Rp 500 juta. Banyak yang mempermasalahkan penjaminan SK tersebut karena dianggap menyalahi etika. Namun, hal itu sah-sah saja. ”Biasa dilakukan anggota dewan,” kata pakar politik Universitas Airlangga (Unair) Hari Fitrianto kemarin.
Tradisi itu terjadi karena ongkos kampanye politik saat pileg begitu tinggi. Hari mengamati beberapa caleg harus menjual aset pribadi sebagai modal kampanye. Bagi yang terpilih, kesempatan untuk meminjam uang tersebut dirasa cukup menolong. Sebaliknya, yang tidak terpilih harus merelakan ongkos yang telah dikeluarkan. Kemampuan keuangan para caleg juga beragam.
Ketua DPRD Surabaya Sementara Adi Sutarwijono sepakat dengan Hari. Ongkos menjadi anggota dewan memang begitu tinggi. Apalagi anggota dewan baru. Mereka harus berupaya lebih keras supaya dikenal masyarakat di masing-masing daerah pemilihan. ”Dan semua orang perlu memahami itu. Bahwa inilah dampak pemilu yang makin liberal,” kata dia.
Pemilu legislatif yang liberal membuat para caleg begitu individualistis. Mereka memikirkan diri sendiri. Bahkan, caleg di internal partai jadi pesaing terkuat. Maka, mereka berlomba-lomba membuat kegiatan untuk bertemu warga.
Pertemuan-pertemuan itu memakan biaya tinggi. Mulai membayar tim sukses, biaya terop, meja, kursi, hingga konsumsi. Bagi caleg yang masih membagikan amplop kepada warga, tentu ongkos yang dikeluarkan makin besar.
Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, merasa perlu adanya perubahan mekanisme pencoblosan. Salah satunya pencoblosan bendera partai. Bukan nama caleg dari partai itu. ”Kalau bukan individu, pasti ongkos politiknya tidak sebesar itu,” kata dia.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
