Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 November 2021 | 15.10 WIB

Ditantang Gelar Kompetisi E-Sport, Wawali: Pokok Tepak Getno Wes!

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - E-sport makin banyak diminati. Terutama kalangan muda. Untuk mewadahi minat dan bakat mereka, Wakil Wali (wawali) Kota Surabaya Armudji berjanji akan rutin menggelar kompetisi e-sport. Dia berharap, ke depan akan kian banyak atlet dari Kota Pahlawan.

Komitmen itu disampaikan Wawali saat menerima audiensi tim kreatif SMA 17 Agustus (SMATAG) Surabaya di Balai Kota, Selasa (2/11). Dalam kesempatan itu, mereka mengusulkan agar ada kompetisi rutin untuk mewadahi para penghobi e-sport.

"Oke masuk. Apik iku. Pokok tepak, getno wes (Bagus itu. Asal tepat, sudah lanjutkan, Red)," ujar Armudji menanggapi tamu dari SMATAG tersebut.

Armudji menyatakan, perkembangan dunia digital serta teknologi informasi memamng menuntut masyarakat untuk beradaptasi. Termasuk dunia e-sport yang telah menjadi cabang olahraga (cabor) baru. ‘’Nah, hobi yang sedang digandrungi anak-anak muda tersebut harus difasilitasi,’’ paparnya.

E-sport tidak hanya diakui sebagai cabor di tingkat nasional. Namun, juga internasional. Bahkan, e-sport menjadi salah satu cabor yang cukup bergengsi. Kompetisi kerap digelar dalam skala besar. "Saat Asian Games lalu, juga kali pertama e-sport dipertandingkan," kata mantan ketua DPRD Surabaya itu.

Pemerintah, lanjut Armudji, tidak hanya hadir sebagai regulator. Tidak hanya bertindak sebagai pemangku dan pembuat kebijakan untuk mendukung hobi anak-anak muda tersebut. "Tetapi, harus bisa menjadi fasilitator. Memfasilitasi para penghobi dan pegiat e-sport agar bisa menjadi atlet-atlet profesional," tuturnya

Beberapa anak muda asli Surabaya juga banyak yang bergabung di tim e-sport profesional. Sebut saja Aufa Bassam, yang pernah bergabung di tim EVOS untuk game PUBG dan Mobile Legend. "Ojo salah, pendapatane Arek-arek iku sampek isok miliaran per bulan. Bayarane wakil wali kota nggak onok apa-apane," ucapnya.

Namun, tentu bukan materi yang menjadi tujuan utama. Yang lebih penting, mencetak atlet profesional dari cabor e-sport. "Bagaimana caranya? Ya lewat lomba atau kompetisi rutin. Termasuk di skala lokal atau kecil. Kalau mau dibesarkan, nanti bisa menggandeng pihak ketiga," kata Armudji.

Arena pertandingan e-sport pun sudah banyak di Surabaya. Setidaknya, ada enam tempat yang sering menjadi tempat kompetisi para pegiat e-sport. Yakni, IGW EBlue E-Sport Arena, X Gate Arena, Gunzie E-Sport Arna, 3Kingdkm E-Sport Arena, Pixel E-Sport Arena, dan Warlock E-Sport.

"Ini hanya sebagai awal. Piala Wawali hanya sebagai motivasi bagi anak-anak muda agar lebih semangat dan serius menjadi atlet e-sport yang profesional," jelas mantan Ketua DPRD Kota Surabaya itu.

Armudji menambahkan, perkembangan e-sport juga menumbuhkan potensi-potensi ekonomi kreatif di bidang usaha digital. Karena itu, pihaknya akan berupaya terus mendorongnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore