
DIBUTUHKAN: Petugas sedang mengolah plasma. Saat ini PMI meminta warga berhati-hati dengan praktik calo plasma konvalesen. Fenomena tersebut mendapat atensi kepolisian. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Munculnya temuan calo donor plasma konvalesen mendapat perhatian dari polisi. Direskrimsus Polda Jatim Kombespol Farman menyatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Dia menyebut pelakunya bisa dijerat pidana.
Farman menuturkan, plasma konvalesen merupakan salah satu kebutuhan terkait penanganan pandemi. Jadi, tidak seharusnya kondisi itu dimanfaatkan untuk meraup keuntungan. ’’Tidak boleh,” ujarnya.
Dia mengakui, pandemi yang terjadi memukul perekonomian masyarakat. Namun, tidak berarti penegak hukum tutup mata dengan upaya percaloan.
’’Masih ada jalan lain untuk mendapatkan penghasilan,” ucap polisi dengan tiga melati di pundak tersebut.
Farman menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengusut calo donor plasma konvalesen. Di antaranya, PMI. ’’Untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya,” terangnya.
Sejauh ini, kata dia, belum ada laporan dari masyarakat di kepolisian. Karena itu, pihaknya harus jemput bola ke lapangan. ’’Hingga sekarang belum ada yang melapor, tetapi tetap jadi atensi,” ujarnya.
Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya itu menambahkan, upaya penindakan terhadap calo plasma konvalesen juga sudah disampaikan ke polres jajaran. Dia ingin memastikan praktik percaloan tidak mendapat ruang gerak.
Farman mengatakan, pola penyelidikan yang dijalankan saat ini tidak hanya berupa koordinasi dengan pihak terkait. Namun, juga melakukan patroli siber. Sebab, calo plasma konvalesen umumnya menjadikan dunia maya sebagai pijakan awal dalam mencari sasaran.
Baca Juga: Sebagian Daerah di Jawa Timur Belum Capai Target Vaksinasi Covid-19
Mereka merespons unggahan orang yang membutuhkan plasma. Lalu, memasang harga tinggi untuk membantu menyediakan plasma yang dicari. Bahkan, nominalnya sampai puluhan juta rupiah. ’’Kami imbau masyarakat lebih berhati-hati, apalagi kalau ada yang meminta uang dengan harga tidak wajar,” kata perwira yang pernah menjadi Diresnarkoba Polda Sumatera Selatan itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022