
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya rata-rata melayani sekitar 12 riibu pendonor setiap bulan. (Dok Ardini Pramitha/JawaPos.com)
JawaPos.com - Animo masyarakat untuk mendonorkan darah di Kota Surabaya terbilang tinggi. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya rata-rata melayani sekitar 12 ribu pendonor setiap bulan.
Wakil Ketua PMI Kota Surabaya Taufik Rohman Hidayat mengatakan jumlah tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan darah rumah sakit di Surabaya. PMI tidak sekadar mengejar jumlah pendonor sebanyak-banyaknya, tetapi juga mengatur ritme donor agar ketersediaan darah tetap seimbang dengan kebutuhan.
“Target kami setiap bulan sekitar 12 ribu pendonor. Angka tersebut sudah disesuaikan dengan kebutuhan darah di Surabaya” kata Taufik dalam peringatan Hari PMI ke-81 di Gedung Sawunggaling Surabaya pada Kamis (17/9).
Menurut Taufik pengaturan jumlah pendonor diperlukan agar darah yang terkumpul tidak melebihi kebutuhan. Sebab, apabila stok darah menumpuk dan tidak berbanding lurus dengan yang kebutuhan maka hal ini menimbulkan potensi darah yang sudah didonorkan tidak seluruhnya dapat digunakan.
Karena itu, PMI mengatur jadwal donor bagi sebagian masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok darah agar tetap optimal dan dapat memenuhi kebutuhan pasien ketika diperlukan."Selain mengatur ritme donor, PMI Kota Surabaya juga memiliki jaringan pendonor khusus untuk golongan darah tertentu yang ketersediaannya lebih terbatas," katanya.
Para pendonor tersebut tidak selalu diarahkan untuk melakukan donor setiap saat. Tetapi masuk dalam jaringan yang dapat dihubungi ketika terdapat kebutuhan mendesak.
“Ketika sewaktu-waktu ada pasien atau rumah sakit yang membutuhkan golongan darah tertentu, kami bisa menghubungi mereka melalui sistem on call. Mereka siap membantu. Kami memang memiliki jaringan pendonor seperti itu,” ujarnya.
Taufik menambahkan, kebutuhan darah di Surabaya yang relatif stabil membuat PMI Kota Surabaya juga dapat memberikan dukungan ketika terjadi kebutuhan di wilayah lain."Kami pernah membantu memenuhi kebutuhan darah hingga ke luar Jawa, khususnya untuk wilayah Indonesia timur," katanya.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat dalam donor darah menjadi salah satu modal penting bagi PMI dalam menjalankan pelayanan kemanusiaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022