
Direktur Utama RS Husada Utama Surabaya, dr. Didi D. Dewanto, SpOG. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus influenza di Surabaya dilaporkan meningkat dalam seminggu terakhir. Akibatnya, ruang IGD dan kamar inap di salah satu rumah sakit penuh.
Direktur Utama RS Husada Utama Surabaya, dr. Didi D. Dewanto, SpOG, mengungkapkan bahwa pasien anak-anak mendominasi kasus influenza yang ditangani di rumah sakitnya.
"(Influenza) Anak-anak, kasusnya memang meningkat ya. Sejak satu minggu ini ya. Hampir semua rumah sakit kayaknya ya, mohon coba dicek ya yang lain. Karena tempat saya pediatric ward, ruang anak penuh," kata Didi, Selasa (15/9).
Didi mengungkapkan bahwa rumah sakit tempatnya bekerja harus mengoper pasien hingga lai atas.
"Mulai anak usia sampai 5 tahun, ada 10 sampai 15 tahun. Itu memang khusus lantai anak sampai penuh, makanya kami sampai ini, sampai gunakan lantai-lantai atas," katanya.
Dia menyampaikan rata-rata pasien mengalami gejal demam, batuk, pilek hingga lemas.
Maka dari itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat menerapan hidup sehat. Jika hendak pergi keluar, minimal pakai masker.
"Ya satu, jaga kebersihan, hidup sehat, pakai masker," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Billy Daniel Messakh membenarkan telah terjadi peningkatan kasus demam dan influenza. Namun, masih dalam sebatas wajar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022