Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 September 2026 | 00.32 WIB

Kasus Jukir Liar di Dharmahusada Surabaya, Pengunjung Dipukul dan Diludahi

Penindakan jukir oleh kepolisian di Jalan Dharmahusada, Surabaya (Istimewa) - Image

Penindakan jukir oleh kepolisian di Jalan Dharmahusada, Surabaya (Istimewa)

JawaPos.com – Penarikan retribusi uang parkir oleh juru parkir liar kembali terjadi di Surabaya. Bahkan kali ini jukir liar sampai beradu argumen, meludahi orang yang dimintai uang, dan berujung pemukulan.

Insiden itu terjadi di depan salah satu mini market yang ada di Jalan Dharmahusada, Surabaya pada Senin (7/9). Immanuel, korban pemukulan dan diludahi jukir liar itu mengunggah kejadian itu ke sosial media.

Immanuel menceritakan kejadian itu bermula saat dirinya hendak keluar dari mini market di Jalan Dharmahusada pukul 10.00 WIB. Tak selang beberapa lama dia didatangi jukir liar dan meminta uang parkir. Padahal, di area mini market tersebut terdapat tulisan Parkir Gratis.

“Sewaktu mau putar balik, dia (jukir) itu lari-lari mau minta uang. Tapi saya tahu dia jukir liar karena di mini market itu jelas-jelas parkir gratis,” kata Immanuel kepada JawaPos.com, Selasa (8/9).

Semula, Samuel tak menghiraukannya. Namun, jukir tersebut tiba-tiba mengumpat sembari mengacungkan jari tengah kepada Immanuel. “Saya akhirnya buka kaca, saya tanya ‘Maksudmu apa?’. Akhirnya adu mulut, terus tiba-tiba dia nahan pintu jendela mobil saya, terus saya diludahi kena muka. Tapi, karena saya mau jemput teman, akhirnya saya tinggal,” jelasnya.

Kemudian, sekitar pukul 14.00 WIB Immanuel kembali ke mini market. Dia berniat untuk menuntaskan masalah dengan oknum jukir tersebut. Kali ini, Immanuel tak sendiri, dia membawa teman bernama Marv yang berniat membantu mediasi kedua pihak.

“Saya awalnya bilang baik-baik, tapi dia (jukir) ngegas terus (nyolot). Terus saya bilang ‘Loh kan parkir di sini ancen (memang) gratis, maksudmu opo?’ Tapi dia masih ngegas. Terus saya sempat lihat HP, tiba-tiba dia pukul wajah saya,” ungkap Marvel.

Dia pun mendapatkan pukulan di bagian kepala, wajah, dan kaki. Pertengkaran pun terjadi. Tidak lama kemudian, warga sekitar ikut meleraikan kedua pihak.

“Lalu, saya sama teman saya langsung lapor ke Polsek Gubeng,” ujarnya. Sekitar pukul 15.00 WIB, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Pasukan Marinir II (Pasmar II) datang dan persoalan ini ditindak lanjuti oleh Satuan Samapta dan Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore