
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati saat memberikan keterangan tentang keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)
JawaPos.com - Jumlah korban dugaan keracunan usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, dan sejumlah sekolah di Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, bertambah.
"Update korban keracunan makanan Ponpes Manbaul Hikam yang merasakan keluhan dan mendapatkan perawatan medis di fasyankes, total ada 748 pasien," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina pada Jumat (4/9).
Dari total tersebut, Lakhsmie merinci tinggal belasan pasien korban keracunan MBG masih menjalani ranap (rawat inap). Sementara itu, 735 pasien lainnya sudah berstatus rawat jalan.
"Saat ini, data terakhir adalah masih rawat opname itu 13 orang. Kemudian yang sudah kita rawat jalankan ya, artinya sudah berobat jalan itu 735 orang," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar di 19 sekolah pada kawasan Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian itu terjadi pada Selasa (1/9) lalu.
Mereka mengalami gejala mual, muntah hingga pusing setelah mengonsumsi menu MBG yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin, berupa nasi putih, orak arik telur, tempe bumbu bali, sayur tumis buncis baby corn, dan buah apel, pada Selasa (1/9) siang.
Setelah Sidoarjo, beberapa daerah lain di Jawa Timur juga mengalami kejadian serupa. Misalnya Nganjuk serta Jombang.
Situasi ini membuat desakan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi secepatnya. Mulai standar menu yang diberikan hingga batas konsumsi makanan dalam omprng yang dibagikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022