
Suasana di RSUD Sidoarjo yang merawat santri Ponpes Mambaul Hikam (Dok.Dadang Kurnia/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo mengungkapkan, jumlah korban keracunan massal santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo terus bertambah. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun, saat ini ada 567 orang yang mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinkes Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina mengungkapkan, gejala 567 santri korban keracunan cukup beragam. Tetapi, gejala paling umum yang dirasakan adalah diare, nyeri perut, pusing, dan lemas.
"Jumlahnya 567 (korban). Itu yang dibawa ke RS," ujar Lakhsmie saat dikonfirmasi Rabu (2/9).
Meski jumlah korban keracunan sangat banyak, Lakhsmie menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). "Belum ada keputusan (status KLB)" ujarnya.
Dinkes Sidoarjo memilih untuk mengaktifkan Tim Krisis Kesehatan untuk menangani kejadian. Lakhsmie menjelaskan, penanganan dibagi menjadi dua bagian.
Tim kesehatan disiagakan di lokasi kejadian dengan koordinator lapangan dari Puskesmas setempat. Sementara itu, sejumlah rumah sakit diminta menyiapkan tenaga kesehatan, obat-obatan, serta sarana pendukung untuk menangani pasien.
"Karena ini kasusnya cukup massal, yang pertama kita aktifkan krisis kesehatan. Kemudian kita bagi dua, di lapangan kita buka lapangan dengan korlapnya dari Puskesmas. Kemudian untuk di rumah sakit-rumah sakit kita siagakan tenaga kesehatan yang cukup," ucap Lakshmie.
Ia mengatakan, kondisi para santri yang saat ini menjalani perawatan, secara umum stabil. Tidak ada pasien yang membutuhkan perawatan khusus atau kondisi yang mengkhawatirkan.
"Secara umum yang opname stabil. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan sampai ke perawatan khusus," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022