Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 23.38 WIB

ITS Kirim Tim Ahli Cek Kondisi Infrastruktur Pascagempa NTT

ITS Surabaya mengirimkan tim ahli ke wilayah terdampak bencana gempa di NTT. Mereka mengecek kondisi infrastruktur pascabencana. (Humas ITS) - Image

ITS Surabaya mengirimkan tim ahli ke wilayah terdampak bencana gempa di NTT. Mereka mengecek kondisi infrastruktur pascabencana. (Humas ITS)

JawaPos.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengirimkan tim ahli ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengecek kondisi infrastruktur pascabencana gempa berkekuatan magnitudo 7,7.

Ketua Tim Satgas Bencana, Mudji Irmawan mengatakan peninjauan langsung objek vital di wilayah terdampak gempa NTT dilakukan sejak Senin (17/8) lalu. Hasilnya, dampak gempa di Maumere tergolong signifikan.

Beberapa objek vital, seperti gedung terminal penumpang di Pelabuhan Lorens Say, Maumere mengalami kerusakan struktural akibat guncangan hebat. Meski demikian, fasilitas dermaga di pelabuhan tersebut cukup kokoh.

"Stabilitas dermaga ini menjadi poin krusial, karena pelabuhan (termasuk Pelabuhan Lorens Say) saat ini berfungsi sebagai jalur utama pengiriman logistik bantuan sembako (untuk korban gempa)," ucapnya, Kamis (20/8).

Dalam hal konektivitas, tim Satgas Bencana ITS turut memantau kondisi jalan dan jembatan yang menjadi jalur penting distribusi bantuan. Hasilnya, akses menuju Nagekeo disebut menghadapi kendala.

Wilayah tersebut dilaporkan menjadi salah satu daerah dengan tingkat kerusakan paling parah akibat gempa. Ditambah hingga Kamis pagi (20/8), gempa susulan hingga berkekuatan magnitudo 6 masih terjadi di NTT.

Meski begitu, Dosen Departemen Teknik Sipil ITS menyebut belum ditemukan kerusakan tambahan di Maumere. Tim ITS tetap waspada sembari mempercepat pemulihan infrastruktur guna mendukung distribusi bantuan.

“Hal itu kami upayakan guna menjamin kelancaran distribusi bantuan ke wilayah-wilayah yang lebih terisolasi dan terdampak,” imbuh Ahli forensik teknik dan investigasi kerusakan struktur bangunan tersebut.

Mudji menegaskan, fokus tim saat ini memastikan dermaga tetap layak digunakan kapal pengangkut bantuan. Tim juga rutin berkoordinasi serta memperbarui data teknis kondisi infrastruktur pelabuhan.

Tim Satgas yang melibatkan dosen Teknik Sipil, PWK, dan Teknik Sipil Infrastruktur ITS telah menyiapkan strategi perbaikan bertahap, mulai dari penanganan jangka pendek hingga jangka panjang.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore