
ITS Surabaya mengirimkan tim ahli ke wilayah terdampak bencana gempa di NTT. Mereka mengecek kondisi infrastruktur pascabencana. (Humas ITS)
JawaPos.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengirimkan tim ahli ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengecek kondisi infrastruktur pascabencana gempa berkekuatan magnitudo 7,7.
Ketua Tim Satgas Bencana, Mudji Irmawan mengatakan peninjauan langsung objek vital di wilayah terdampak gempa NTT dilakukan sejak Senin (17/8) lalu. Hasilnya, dampak gempa di Maumere tergolong signifikan.
Beberapa objek vital, seperti gedung terminal penumpang di Pelabuhan Lorens Say, Maumere mengalami kerusakan struktural akibat guncangan hebat. Meski demikian, fasilitas dermaga di pelabuhan tersebut cukup kokoh.
"Stabilitas dermaga ini menjadi poin krusial, karena pelabuhan (termasuk Pelabuhan Lorens Say) saat ini berfungsi sebagai jalur utama pengiriman logistik bantuan sembako (untuk korban gempa)," ucapnya, Kamis (20/8).
Dalam hal konektivitas, tim Satgas Bencana ITS turut memantau kondisi jalan dan jembatan yang menjadi jalur penting distribusi bantuan. Hasilnya, akses menuju Nagekeo disebut menghadapi kendala.
Wilayah tersebut dilaporkan menjadi salah satu daerah dengan tingkat kerusakan paling parah akibat gempa. Ditambah hingga Kamis pagi (20/8), gempa susulan hingga berkekuatan magnitudo 6 masih terjadi di NTT.
Meski begitu, Dosen Departemen Teknik Sipil ITS menyebut belum ditemukan kerusakan tambahan di Maumere. Tim ITS tetap waspada sembari mempercepat pemulihan infrastruktur guna mendukung distribusi bantuan.
“Hal itu kami upayakan guna menjamin kelancaran distribusi bantuan ke wilayah-wilayah yang lebih terisolasi dan terdampak,” imbuh Ahli forensik teknik dan investigasi kerusakan struktur bangunan tersebut.
Mudji menegaskan, fokus tim saat ini memastikan dermaga tetap layak digunakan kapal pengangkut bantuan. Tim juga rutin berkoordinasi serta memperbarui data teknis kondisi infrastruktur pelabuhan.
Tim Satgas yang melibatkan dosen Teknik Sipil, PWK, dan Teknik Sipil Infrastruktur ITS telah menyiapkan strategi perbaikan bertahap, mulai dari penanganan jangka pendek hingga jangka panjang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022