
Ilustrasi pagar tinggi yang dipasang pengelola mal di Tunjungan Plaza Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Fenomena sejumlah pusat perbelanjaan (mal) di Kota Surabaya yang kompak memasang pagar tinggi menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menjadi sorotan publik.
Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifudin Zuhri menilai fenomena ini sebagai bentuk kewaspadaan pengelola mal. Namun, langkah tersebut sebaiknya tidak berlebihan dan berkembang menjadi kepanikan.
"Rasa takut boleh saja. Tapi Surabaya sudah melakukan berbagai langkah antisipasi. Kami pastikan Kota Pahlawan tetap aman," tutur politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Kaji Ipuk tersebut.
Menurutnya, kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan merupakan hal yang wajar. Dengan catatan, upaya antisipasi dilakukan secara proporsional agar tidak menimbulkan keresahan baru di masyarakat.
Kaji Ipuk menekankan Surabaya memiliki modal sosial berupa toleransi, keramahan, dan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Pahlawan.
"Surabaya itu kota yang santun. Kita semua punya tanggung jawab menjaga kota ini bersama-sama, karena itu kami mengimbau para pelaku usaha jangan sampai paranoid (berlebihan)," imbuhnya.
Kaji Ipuk mengimbau seluruh warga untuk tidak mudah percaya terharap kabar yang beredar di media sosial, terlebih informasi tersebut tidak dilengkapi sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kalau ada isu-isu yang berkembang akan terjadi keramaian atau kekisruhan, khususnya di Surabaya, jangan langsung dipercaya. Verifikasi dulu sebelum disebarluaskan. Surabaya ini kota yang aman," ucap Kaji Ipuk.
Secara khusus, ia menyoroti pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dari sisi penataan kota. Menurutnya, aspek keamanan harus tetap selaras dengan estetika, tata ruang, serta aturan perizinan.
Oleh karena itu, DPRD Surabaya bersama Pemkot akan mengkaji fenomena tersebut, termasuk penataan pagar di kawasan kota lama. Setiap perubahan bangunan harus mengikuti perizinan dan kesesuaian tata ruang.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
