Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Juli 2026 | 13.56 WIB

Pasar Jam Tangan Mewah di Surabaya Tetap Bertahan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Ilustrasi jam tangan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi jam tangan. (Istimewa)

JawaPos.com - Ketidakpastian ekonomi belum sepenuhnya menggerus pasar barang mewah di Surabaya. Salah satu yang dinilai masih bertahan adalah segmen jam tangan premium.

Permintaan jam tangan premium ditopang loyalitas kolektor dan meningkatnya minat masyarakat untuk mengenal dunia horologi. Pelaku industri menilai daya beli memang ikut terpengaruh oleh kondisi ekonomi.

Namun, dampaknya terhadap segmen jam tangan premium relatif terbatas karena sebagian konsumen merupakan kolektor yang tetap mencari koleksi baru. Manajer Seiko Surabaya Sujono Adi mengatakan, kondisi ekonomi memengaruhi penjualan. Tapi kekuatan merek dan basis pelanggan yang telah terbentuk selama bertahun-tahun membuat permintaan masih terjaga.

”Pengaruh kondisi ekonomi ada, tapi karena nama brand masih bisa tertolong. Terutama mereka yang kolektor mencari yang baru. Di Seiko semua tersedia dari segmen bawah, menengah dan atas serta atas-atasnya lagi,” ujar Sujono.

Menurut dia, citra Seiko sebagai merek yang telah lama dikenal masyarakat juga menjadi salah satu alasan produknya tetap diminati lintas generasi. ”Cukup baik ya karena kita brand lama terutama untuk orang-orang senior. Awalnya dari situ jadi kesannya kalau pakai jam tangan ini awet. Generasi sekarang lebih disempurnakan, jadi lebih modern,” ungkap Sujono.

Dia menambahkan, tren desain bergaya vintage juga ikut mendorong minat sebagian konsumen terhadap sejumlah koleksi jam tangan. ”Ini peningkatan dari yang lama ke high. Di Surabaya cukup populer. Sekarang semua kalangan suka karena kembali lagi ke vintage,” terang Sujono.

Meski demikian, Sujono mengakui jam tangan premium bukan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, produsen dituntut terus menghadirkan inovasi agar tetap relevan di tengah persaingan pasar.

”Ya tidak apa-apa ekonomi tidak pasti, tapi kami tetap berinovasi terus untuk memenuhi permintaan pecinta jam tangan,” tandas Sujono.

Sementara itu, distributor Grand Seiko Indonesia Kevin Lie menilai Surabaya memiliki potensi besar sebagai pasar jam tangan premium. Hal itu menjadi salah satu alasan perusahaan membuka butik resmi di Surabaya, selain di Jakarta.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore