
Ilustrasi jam tangan. (Istimewa)
JawaPos.com - Ketidakpastian ekonomi belum sepenuhnya menggerus pasar barang mewah di Surabaya. Salah satu yang dinilai masih bertahan adalah segmen jam tangan premium.
Permintaan jam tangan premium ditopang loyalitas kolektor dan meningkatnya minat masyarakat untuk mengenal dunia horologi. Pelaku industri menilai daya beli memang ikut terpengaruh oleh kondisi ekonomi.
Namun, dampaknya terhadap segmen jam tangan premium relatif terbatas karena sebagian konsumen merupakan kolektor yang tetap mencari koleksi baru. Manajer Seiko Surabaya Sujono Adi mengatakan, kondisi ekonomi memengaruhi penjualan. Tapi kekuatan merek dan basis pelanggan yang telah terbentuk selama bertahun-tahun membuat permintaan masih terjaga.
”Pengaruh kondisi ekonomi ada, tapi karena nama brand masih bisa tertolong. Terutama mereka yang kolektor mencari yang baru. Di Seiko semua tersedia dari segmen bawah, menengah dan atas serta atas-atasnya lagi,” ujar Sujono.
Menurut dia, citra Seiko sebagai merek yang telah lama dikenal masyarakat juga menjadi salah satu alasan produknya tetap diminati lintas generasi. ”Cukup baik ya karena kita brand lama terutama untuk orang-orang senior. Awalnya dari situ jadi kesannya kalau pakai jam tangan ini awet. Generasi sekarang lebih disempurnakan, jadi lebih modern,” ungkap Sujono.
Dia menambahkan, tren desain bergaya vintage juga ikut mendorong minat sebagian konsumen terhadap sejumlah koleksi jam tangan. ”Ini peningkatan dari yang lama ke high. Di Surabaya cukup populer. Sekarang semua kalangan suka karena kembali lagi ke vintage,” terang Sujono.
Baca Juga:Surabaya Kini Punya Tiga Titik Jual Barang Mewah, dari Tas Branded hingga Jam Tangan High-end
Meski demikian, Sujono mengakui jam tangan premium bukan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, produsen dituntut terus menghadirkan inovasi agar tetap relevan di tengah persaingan pasar.
”Ya tidak apa-apa ekonomi tidak pasti, tapi kami tetap berinovasi terus untuk memenuhi permintaan pecinta jam tangan,” tandas Sujono.
Sementara itu, Direktur PT Asia Jaya Ikon sekaligus partner dan distributor resmi Grand Seiko Kevin Lie menilai Surabaya memiliki potensi besar sebagai pasar jam tangan premium. Hal itu menjadi salah satu alasan perusahaan membuka butik resmi di Surabaya, selain di Jakarta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
