
Deretan warung tenda PKL di Jalan Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penataan di Jalan Kedungdoro dan Jalan Genteng, tak berdampak signifikan pada kawasan kuliner malam yang telah beroperasi puluhan tahun.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan bahwa status kedua kawasan kuliner malam itu tercantum dalam surat keputusan (SK) yang Diteken oleh Wali Kota Surabaya periode 1984-1994, Poernomo Kasidi.
"Bahkan, hingga kini, SK-nya masih berlaku. Jadi, saya sampaikan bahwa di Jalan Kedungdoro dan Genteng itu ada SK mulai zaman Pak Poernomo menjadi kuliner malam yang ada di Surabaya," tuturnya, Senin (13/7).
Sebagai informasi, keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjejer di sepanjang Jalan Kedungdoro dan Jalan Genteng, kerap dikeluhkan masyarakat karena memicu kemacetan lalu lintas.
Meski memiliki legalitas, Eri menegaskan pedagang tetap wajib mematuhi ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, pemkot akan terus melakukan penataan untuk memastikan fungsi jalan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
"Jangan sampai terjadi macet, buang makanan di saluran, trotoar dipakai (jualan), tidak boleh itu. Meskipun ada SK Kuliner Malam yang menjadi legendarisnya Surabaya, tapi tidak boleh melanggar aturan yang ada di sana," jelas Eri.
Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan bahwa keberadaan kuliner malam di Kedungdoro dan Genteng tidak melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.
Meski menjadi pengecualian, Pemkot Surabaya tetap akan menindak pedagang yang melakukan pelanggaran, terutama yang mengganggu fungsi jalan, pedestrian, maupun saluran drainase.
"Karena di situ (Jalan Genteng dan Kedungdoro) adalah pengecualian. Di sana itu (wisata kuliner) legendaris yang sudah ditetapkan sebelum Perda ditetapkan, dan peraturan tidak mencabut yang sudah ada," pungkas Eri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
