Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 22.31 WIB

Dikenal Kawasan Kumuh dan Rawan Gengster, Kawasan Kali Tebu Surabaya Ditata Ulang Pemkot

Pemkot Surabaya menata ulang kawasan Kali Tebu, Bulak Banteng Surabaya, dari kesan kumuh dan rawan gangster menjadi bersih dan terang. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Pemkot Surabaya menata ulang kawasan Kali Tebu, Bulak Banteng Surabaya, dari kesan kumuh dan rawan gangster menjadi bersih dan terang. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Kawasan Kali Tebu di Jalan Raya Dukuh Bulak Benteng II, Surabaya, yang dulu dikenal kumuh dan rawan gengster, kini mulai berubah setelah ditata ulang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Jalanan yang dulu gelap gulita di malam hari, bahkan kerap menjadi lokasi berbagai tindak kriminalitas, kini berubah lebih terang dan tertata berkat pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU).

Ketua RT 16 / RW 07 Suropati 5 E, Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Ashariono mengatakan proses penataan lingkungan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Surabaya ini telah berjalan sejak April 2026.

Sebelum ditata ulang, kata Ashariono, kawasan Kali Tebu sangat minim penerangan. Kondisi jalan yang gelap dan terkesan kumuh sering dimanfaatkan oleh kelompok remaja bersenjata atau gengster untuk berkumpul.

“Dulu kalau malam Minggu itu sering ada gengster yang bawa samurai. Mereka bikin huru-hara, kejar-kejaran sampai masuk ke dalam kampung. Itu yang bikin warga waswas kalau mau keluar malam," tuturnya, Kamis (9/7).

Pria berusia 51 tahun tersebut mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pembersihan dan pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di bagian tengah jalan, kondisi kawasan Kali Tebu berubah total.

“Jalanan menjadi lebih lebar, terang benderang, dan anak muda yang sering kumpul itu sudah tidak terlihat lagi. Warga jadi tidak lagi takut untuk berlalu-lalang selama 24 jam penuh,” imbuhnya.

Di sisi lain, Ketua LPMK Kelurahan Bulak Banteng, Abdul Aziz, menuturkan sebelum ditata ulang, sepanjang Kali Tebu dipenuhi tumpukan rongsokan dan parkir liar yang membuat kawasan terkesan kumuh.

“Alhamdulillah kami merasa senang sekali karena sekarang Bulak Banteng punya jalan yang sangat bagus. Dulu kawasan ini sangat kumuh dan kotor, sampai-sampai orang enggan lewat sini," ujarnya.

Meski pembangunan jalan belum sepenuhnya rampung 100 persen, Abdul Aziz menegaskan bahwa manfaatnya sudah sangat terasa. Ia juga berharap proyek infrastruktur ini dapat terus berlanjut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore