
Erika Agustina, terdakwa kasus penipuan PO sembako murah, korbannya lima emak-emak di Surabaya dengan total kerugian Rp 400 juta. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Nasib malang dialami oleh lima emak-emak di Surabaya. Mereka diduga menjadi korban penipuan berkedok purchase order (PO) sembako murah hingga mengalami kerugian mencapai Rp 400 juta.
Kasus ini menyeret nama Erika Agustina, perempuan, warga Jalan Tambak Wedi Barat, Kecamatan Kenjeran. Akibat perbuatannya, terdakwa kini harus berurusan dengan hukum di Pengadilan Negeri Surabaya.
Dalam surat dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Saaradinah Salsabila Putri Nuwianza mengatakan kasus ini bermula saat terdakwa mengunggah status WA berisi tawaran pembelian sembako di bawah harga pasar.
"Sembako yang dijual terdakwa banyak, mulai dari minyak goreng merek Sunco dan Minyakita, gula Rose Brand, beras, hingga mi instan dengan harga jauh di bawah pasar,” tutur Saaradinah dalam sidang baru-baru ini, Jumat (3/7).
Dalam persidangan terbaru, terdakwa mengaku telah melancarkan aksinya sejak Februari hingga Maret 2026. Adapun lima emak-emak yang menjadi korban adalah kenalan yang melihat tawaran sembako murah di status WA terdakwa.
Mereka adalah Tia Dwianti Lestari, Lutfia, Mualifatul Munawaroh, Rizka Amalia Safitri, dan Diah Nirasari. Selain tergiur dengan harga murah, korban juga diyakinkan terdakwa bahwa pesanan mereka dikirim paling lambat sebulan.
Lima emak-emak tersebut kemudian melakukan pembayaran via transfer ke rekening BCA atas nama terdakwa, dengan nominal yang berbeda-beda. Total kerugian korban ditaksir Rp 400.010.000 (Rp 400 juta).
Rinciannya, korban atas nama Tia Dwianti Lestari Rp 146.605.000, Mualifatul Munawaroh Rp 109.910.000, Diah Nirasari Rp 65.500.000, Lutfia Rp 42.305.000, dan Rizka Amalia Safitri Rp 35.690.000.
Kejanggalan mulai dirasakan para korban ketika sembako yang dipesannya tidak kunjung dikirim. Mereka berulang kali menagih, hingga akhirnya terdakwa membuat grup WhatsApp yang beranggotakan kelima korban.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
