
Bos travel di Surabaya harus berurusan dengan hukum setelah diduga menipu dan menggelapkan uang tiket Rp 177 juta untuk bayar utang. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Alih-alih dibelikan tiket pesawat ke Jepang, uang sebesar Rp 177,4 juta milik satu keluarga di Kota Surabaya malah lenyap begitu saja dipakai bos travel untuk membayar utang pribadi.
Atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan ini, terdakwa, Leng Steven Santoso sebagai bos PT Sumber Jaya Tour harus berurusan dengan hukum dan duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Jaksa Penuntut Umum (JPU), Damang Anubowo menjerat terdakwa dengan Pasal 492 UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP (tentang penipuan) dan atau Pasal 486 UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang penggelapan.
Dalam surat dakwaannya, Damang mengatakan bauwa kasus dugaan penggelapan tersebut bermula saat korban, Peggy Stevi Kurniawati, berencana berlibur bersama keluarganya ke Negeri Sakura.
“Saksi korban menghubungi terdakwa selaku pemilik PT Sumber Jaya Tour untuk memesan tiket pesawat. Terdakwa menyanggupi dan siap menyediakan tiket tersebut,” ujarnya dalam sidang baru-baru ini, Kamis (2/7).
Korban tertarik dengan tawaran terdakwa dan memesan 5 tiket maskapai Cathay Pacific Airways rute Surabaya - Hong Kong - Tokyo untuk keberangkatan 26 Maret 2025 dan kepulangan 5 April 2025.
"Sesuai instruksi terdakwa, korban mentransfer uang Rp 177.450.000 dari rekening BCA miliknya ke rekening BCA Leng Steven Santoso pada Jumat, 31 Mei 2024, di Jalan Dharmahusada Indah Barat II," imbuhnya.
Setelah pembayaran dilakukan, terdakwa sempat mengirimkan invoice dan tiket penerbangan. Masalah muncul saat korban hendak memilih kursi dan menu makanan, namun kode booking tidak bisa diakses.
Puncaknya ketika tiba di Bandara Internasional Juanda, korban mendapat penjelasan dari petugas maskapai bahwa kode booking maupun nama keluarganya tidak tercatat dalam sistem Cathay Pacific Airways.
Saat dikonfirmasi, terdakwa sempat berdalih kesalahan terjadi karena kekeliruan saat memasukkan nomor reservasi. Melalui pesan WhatsApp, ia juga berjanji akan mengurus tiket pengganti, tetapi janji tersebut tidak dipenuhi.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
