Postingan akun Instagram Kejari Tuban yang menunjukkan Abdul Rasyid sebagai Plh Kajari. (Instagram @kejaksaannegerituban)
JawaPos.com - Pergantian mendadak Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban menuai sorotan publik. Terlebih, belum lama ini beredar video viral yang memunculkan narasi dugaan penggeledahan rumah dinas Kajari Tuban.
Informasi pergantian pimpinan Kejari Tuban ini diketahui publik, setelah akun instagram resmi instansi tersebut mengunggah ucapan Hari Bhayangkara, Rabu (1/7), dengan foto dan nama Abdul Rasyid sebagai Plh Kajari Tuban.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim), Adnan Sulistiyono membenarkan adanya pergantian pimpinan sementara di tubuh Kejaksaan Negeri Tuban.
"Bahwa pada minggu yang lalu, Kajari Tuban dan Kasi Pidum (Kejari Tuban) diduga melakukan perbuatan indisipliner dalam tugas, sehingga sekarang sedang dilakukan pemeriksaan," ujar Adnan kepada JawaPos.com, Kamis (2/7).
Agar mempermudah proses pemeriksaan dan memastikan tugas-tugas di Kejari Tuban tetap berjalan, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menunjuk Abdul Rasyid sebagai Pelaksana Harian (Plh).
Sebelumnya, Abdul Rasyid menjabat sebagai Plt Kajari Mojokerto Kota. "Jadi untuk mempermudah proses pemeriksaan sementara tugas-tugas kantor KN Tuban ditunjuk Plh," imbuhnya.
Ketika dikonfirmasi lebih jauh terkait perbuatan indisipliner yang dilakukan Kajari Tuban dan Kasi Pidkum. Termasuk keterlibatan satu nama lagi yang beredar, yakni JPU M. Ubab Shohibul Mahali, Adnan memilih bungkam.
'Itu saja yg bisa saya sampaikan, mohon maaf," tutur Adnan singkat.
Sebelumnya, Kasi Penkum Kejati Jatim, Adnan membantah kabar adanya penggeledahan di rumah dinas Kajadi Tuban di kawasan Simpang Lima, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kabupayen Tuban.
"Tidak benar, setelah saya konfirmasi ke Kasi Intel Kejari Tuban, tidak ada penggeledahan," tutur Adnan kepada awak media di Surabaya, Selasa (30/6) kemarin.
Adnan menjelaskan, berdasarkan konfirmasi internal, aktivitas yang terlihat dalam video tersebut sebenarnya kegiatan rutin di rumah dinas, bukan tindakan penegakan hukum seperti yang ramai diberitakan.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
