Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2026 | 00.43 WIB

Ratusan Massa Aksi Kamisan Surabaya Soroti Rupiah Melemah hingga Desak MBG Dihentikan

Ratusan massa Aksi Kamisan menggelar unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (15/6). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Ratusan massa Aksi Kamisan menggelar unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (15/6). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Aksi Kamisan Surabaya hari ini, Senin (15/6) berlangsung lebih ramai dari biasanya. Ratusan massa dari berbagai elemen sipil dan mahasiswa turun untuk menyuarakan kekecewaan mereka atas kondisi Indonesia.

Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, massa yang mengenakan pakaian dominasi warna hitam, memadati lokasi aksi di Taman Apsari, depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya sejak pukul 15.00 WIB. 

Massa Aksi Kamisan berorasi secara bergiliran, sambil memegang poster bertuliskan keresahan mereka, seperti "Rupiahku Meluncur, Presidenku Meroket ke Luar Negeri", ada juga " Kiri Kanan, Ku Lihat Saja, Banyak Tentara dan Polisi".

Poster bernada satir juga mewarnai jalannya Aksi Kamisan di Surabaya, seperti "19 Lapangan Pekerjaan (coret) SPPG", "MBG, Maruk Biaya Gede", "Wayahe Ngamuk", dan banyak poster lainnya. 

Koordinator Lapangan Aksi Kamisan Surabaya, Muhammad Ikhsan Aditya mengatakan bahwa aksi hari ini diinisiasi oleh Aksi Kamisan Surabaya dan Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat. 

"Tujuan aksi ini adalah sebagai wadah sekaligus respons kami terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat, seperti UU TNI, program Makan Bergizi Gratis (MBG)," ujar Ikhsan di lokasi.

Menurutnya, Aksi Kamisan juga menjadi respons atas memburuknya stabilitas ekonomi. Pelemahan rupiah yang diprediksi terus berlanjut dikhawatirkan memicu kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok di masa mendatang.

"Kondisi stabilitas ekonomi kita hari ini kian mencemaskan, di mana angka rupiah mendekati angka Rp 18 ribu. Bahkan prediksi dari ekonom (nilai tukar rupiah) bisa sampai angka Rp 22 ribu," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Ikhsan menyebut ada 8 tuntutan yang dibawa massa dalam Aksi Kamisan Surabaya hari ini, Senin (15/6):
1. Cabut UU Polri 2026
2. Cabut UU TNI 2025
3. Kembalikan Militer ke Barak
4. Hentikan Program MBG
5. Hentikan Program Koperasi Desa Merah Putih
6. Turunkan Harga BBM
7. Stabilitas Nilai Rupiah
8. Hentikan Eksploitasi Alam. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore