
Petugas CC 112 saat mengevakuasi korban yang terperosok ke dalam gorong-gorong Jalan Margorejo Indah, Surabaya. (Dokumentasi CC 112 Surabaya)
JawaPos.com - Proyek gorong-gorong di kawasan Margorejo Indah, tepatnya di depan Plaza Marina, Surabaya, memakan korban jiwa. Seorang pengendara perempuan terperosok dan dinyatakan meninggal dunia.
Korban berinisial LE, 69 tahun, warga Kampung Kawatan, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Kecelakaan tragis yang terjadi pada Jumat malam (12/6) ini, mendapat perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Ia berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terbukti teledor.
“Ini peringatan keras saya buat kontraktor dan kepala dinas. Karena kemarin saya cuti (ibadah haji), saya tidak bisa memberikan teguran. Tapi hari ini cuti saya sudah berakhir. Saya berikan teguran keras," ujarnya, Senin (15/6).
Dari penuturan suami korban, pembatas (barrier) yang terpasang di lokasi proyek posisinya tidak rapat, sehingga menyisakan celah di bagian tengah. Celah itu yang membuat sepeda motor korban terperosok saat melintas.
Atas insiden ini, Eri Cahyadi menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait penerapan SOP pengamanan proyek. Hal ini untuk memastikan apakah sudah dijalankan dengan baik atau tidak.
"Saya akan lihat dokumen Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS), pengamanannya seperti apa. Kalau pengamanan proyek tidak dilakukan dan dinasnya diam saja, saya akan beri sanksi seberat-beratnya,” imbuhnya.
Wali Kota Eri Cahyadi menunggu hasil investigasi. Apabila ditemukan unsur kelalaian fatal dari jajaran internal Pemkot Surabaya, pihak tidak segan memberikan hukuman berat, termasuk mencopot kepala dinas DSDABM.
“Saya copot itu kepala dinasnya (kalau proyek tidak sesuai RKS), saya tunggu hasil investigasi Inspektorat dalam tiga sampai empat hari ke depan untuk mencari tahu siapa yang bertanggungjawab, apakah Pimpinan Proyek (Pimpro) atau Kepala Dinasnya,” tegas Eri.
Atas nama Pemerintah Kota Surabaya, ia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban. Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
