
Ilustrasi kucing liar. (freepik)
JawaPos.com - Dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya melakukan sterilisasi gratis untuk menekan populasi kucing liar.
Kepala DKPP Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan bahwa kegiatan ini menyasar kucing lokal karena populasinya berkembang cukup pesat dan sering kali tidak terkendali. Kuotanya terbatas, hanya 100 ekor kucing.
Program sterilisasi dilakukan di UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), Jalan Ikan Dorang, Surabaya, dengan melibatkan berbagai kampus negeri dan swasta yang memiliki program studi kedokteran hewan.
"Selain untuk menjaga kesehatan hewan, sterilisasi juga menjadi salah satu langkah untuk menekan jumlah kucing liar yang semakin banyak ditemukan di perkampungan dan perumahan," ujar Nanik, Senin (1/6).
Nanik menyebut ada 100 ekor kucing lokal yang disterilisasi, dengan rinician 70 kucing jantan dan 30 kucing betina. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemilik bisa lebih bertanggung jawab terhadap kucing yang dipeliharanya.
“Peserta kegiatan itu warga Surabaya yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP. Jumlah pendaftar kemarin banyak sekali, sehingga kami seleksi melalui administrasi dan penyaringan awal, biayanya gratis," imbuhnya.
Seluruh kucing liar yang diserilisasi wajib dalam kondisi sehat dan berusia minimal 6 bulan. Sebelum menjalani tindakan sterilisasi, kucing-kucing tersebut terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan.
“Kalau saat pemeriksaan kesehatan ditemukan kondisi yang belum memungkinkan, maka sterilisasi akan ditunda demi keselamatan hewan. Kuota yang kosong bisa dialihkan kepada yang memenuhi syarat,” terang Nanik.
Salah satu peserta program sterilisasi kucing gratis, Vanda Wati, warga Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, mengapresiasi program Pemkot Surabaya untuk menekan populasi kucing liar.
Ia bercerita bahwa dirinya tak sengaja melihat informasi pendaftaran program sterilisasi kucing di media sosial. Tanpa pikir panjang, Vanda mendaftarkan seekor kucing lokal yang sering ia kasih makan di sekitar rumahnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
