
Dirut RPH menyebut permintaan jasa potong kurban di RPH Surabaya teta0 ramai saat Iduladha 2026, meskipun beberapa waktu lalu sempat diwarnai protes soal relokasi. (Humas Pemkot Surabaya)
Namun, protes tersebut ternyata tidak berdampak signifikan terhadap permintaan jasa potong hewan kurban di RPH selama Hari Raya Idul Adha 2026. Masyarakat tetap berbondong-bondong menyembelih kurban di sana.
Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan relokasi tetap dilakukan sesuai rencana, yakni setelah Hari Raya Iduladha. Proses pemindahan aktivitas pemotongan sapi dilakukan mulai 1 Juni 2026.
“Kenapa menunggu setelah Idul Adha, karena di Tambak Osowilangun masih ada beberapa sarana prasarana yang harus diselesaikan. Alhamdulillah ada waktu sampai dengan akhir Mei ini,“ ujarnya, Rabu (27/5).
Fajar tak menampik bahwa rencana relokasi sempat mendapat penolakan keras dari para pedagang dan jagal. Namun hal tersebut tidak berpengaruh pada jumlah pelanggan yang memakai jasa potong kurban di RPH.
“Jadi, sebenarnya perpindahan TPA saya bersyukur karena pelanggan-pelanggan tetap kami tidak pindah atau tidak lari, tapi tetap menyesuaikan dengan lokasi RPH yang baru di Tambak Osowiangun,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Fajar mengungkapkan selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, RPH Sudabaya telah menerima permintaan jasa sembelih dan potong hewan kurban sapi sebanyak 180 ekor.
"70 ekor sapi disembelih di RPH Surabaya hari ini, Rabu (27/5). Besok Kamis (28/5) 68 ekor, Jumat (29/5) 35 ekor, dan Sabtu (30/5) 7 ekor. Artinya tetap ramai (yang mau potong kurban di RPH)," terang Fajar.
Pada Idul Adha tahun ini, RPH Surabaya tidak menjual hewan kurban. Perusahaan hanya menyediakan layanan pemotongan, pengemasan, hingga pengiriman dengan tarif Rp 2,8 juta per ekor sapi.
Selain itu, tersedia pula layanan potong dan lepas tulang dengan biaya Rp 2 juta. Skema tersebut memungkinkan panitia kurban tetap melakukan pencacahan, penimbangan, serta pengemasan daging secara mandiri.
Fajar memastikan proses penyembelihan di RPH Surabaya menerapkan tiga prinsip utama, yakni memastikan hewan sehat, penyembelihan sesuai syariat, serta menjamin keamanan daging sebelum dikonsumsi masyarakat.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
