
Pemkot Surabaya menerima hingga 400 pengaduan per hari dari hotline "Lapor Cak Eri". (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Hotline "Lapor Cak Eri" yang bisa diakses melalui nomor WhatsApp 0811338884, mendapatkan respons positif dari masyarakat Kota Surabaya. Selama sepekan, hotline ini menerima hingga 400 aduan setiap hari.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan melalui hotline “Lapor Cak Eri”, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ingin membangun sistem pelayanan publik yang cepat, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.
"Sehari bisa 400 (pengaduan dari masyarakat yang masuk). (Persoalannya) hampir rata semuanya, termasuk aduan yang tidak berkaitan dengan pelayanan publik, seperti penipuan," ujarnya di Surabaya, Selasa (19/5).
Berbagai persoalan masuk lewat hotline "Lapor Cak Eri". Selain penipuan, persoalan seperti jalan berlubang, parkir liar, pedagang kaki lima, hingga curahan masalah rumah tangga warga, turut diadukan oleh warga.
"Dengan Hotiline (Lapor Cak Eri), Pemkot Surabaya berharap seluruh persoalan warga dapat lebih cepat tertangani melalui sistem birokrasi yang responsif dan terukur," sambungnya.
Wali Kota Surabaya menjelaskan hotline “Lapor Cak Eri” muncul setelah Pemkot Surabaya melakukan evaluasi dari forum dialog rutin bersama warga yang digelar sejak akhir 2022 hingga awal 2023.
Dari forum tersebut, Pemkot Surabaya menilai masyarakat kini lebih membutuhkan percepatan penanganan persoalan dibanding sekadar ruang untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan kepada pemerintah kota.
Baca Juga:KPK Respons Protes Noel Ebenezer soal Tuntutan 5 Tahun Penjara: Bisa Dipertanggungjawabkan!
“Dari pengalaman itulah kami melakukan perbaikan sistem. Maka muncul program Wargaku, dilanjutkan satu ASN satu RW. Jadi sebenarnya berbagai persoalan warga harusnya bisa selesai lebih cepat,” ucap Eri.
Menurutnya, hotline “Lapor Cak Eri” menjadi alat mengukur kecepatan respons birokrasi Pemkot Surabaya, karena pelayanan publik harus tetap berjalan cepat melalui sistem pemerintahan yang responsif.
Melalui hotline, Eri mengaku dapat memantau langsung kinerja OPD dalam menyelesaikan persoalan warga. Ia menilai keberhasilan birokrasi tidak diukur dari banyaknya program, melainkan dari kecepatan pelayanan publik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
