
Euforia juara mewarnai penutupan MilkLife Soccer Challenge Seri 2 Surabaya 2025-2026 di Lapangan Jala Krida Mandala, Minggu (17/5). (Juliana Christy/Jawa Pos)
Euforia juara mewarnai penutupan MilkLife Soccer Challenge Seri 2 Surabaya 2025-2026 di Lapangan Jala Krida Mandala, Minggu (17/5). (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com - Bibit-bibit pesepak bola putri bermunculan di Surabaya. Hal itu salah satunya terlihat dalam gelaran MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 Surabaya yang mempertemukan pemain-pemain kelompok umur (KU)-10 dan KU-12 di Lapangan Jala Krida Mandala, Minggu (17/5).
Pada partai final, dua tim keluar sebagai juara baru. SDN Pacarkeling V/186 B menjadi kampiun KU-12 setelah menang dramatis atas SDN Manukan Kulon lewat adu penalti dengan skor 6-5, usai bermain imbang 1-1 di waktu normal. Sementara gelar juara KU-10 diraih SDN Manukan Kulon setelah menundukkan SDN Dr Sutomo V/327, juga melalui adu penalti.
Laga final KU 12 berlangsung ketat sejak awal. SDN Manukan Kulon sempat unggul cepat lewat gol kapten tim Emily Zitara pada menit kelima. Namun SDN Pacarkeling V/186 B mampu bangkit melalui gol Locita Waranggaini Olah Nismara di babak kedua.
Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang 1-1 dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Kedua tim kembali sama kuat hingga skor 5-5 sebelum penentuan dilakukan lewat coin toss sesuai regulasi pertandingan. SDN Pacarkeling V/186 B akhirnya memastikan kemenangan melalui eksekusi Darleine Maryam Khairunisa. Pemain SDN Pacarkeling V/186 B, Locita Waranggaini Olah Nismara, juga terpilih sebagai Best Player kategori KU 12 berkat penampilan impresif sepanjang turnamen.
Di balik sengitnya pertandingan final, Asprov PSSI Jawa Timur menilai kompetisi tersebut menjadi langkah positif untuk memperkuat pembinaan sepak bola putri usia dini di Jawa Timur.
Perwakilan Asprov PSSI Jawa Timur Arief Anton Sujarwo mengatakan, MLSC menjadi ruang penting bagi atlet-atlet putri untuk berkembang melalui kompetisi yang rutin dan berkelanjutan. “Dari sisi kompetisinya ini suatu langkah besar, karena atlet-atlet putri sudah memiliki jalur pembinaan yang nantinya berdampak baik terhadap sepak bola Jawa Timur, khususnya sepak bola wanita,” katanya usai penutupan turnamen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
