
Ilustrasi pembunuhan (Grafis: JawaPos.com)
JawaPos.com - Teka-teki pembunuhan seorang petugas keamanan atau satpam, yang ditemukan tewas bersimbah darah di gedung mangkrak kawasan Jalan Sukomanunggal Jaya, Kota Surabaya, akhirnya terungkap.
Pelakunya ternyata bukan orang asing, melainkan temannya sendiri. Pelaku berjnisial AOP, 26 tahun, tega menusuk korban bernisial DM, 48 tahun, berkali-kali hingga tewas karena sakit hati usai ditagih utang.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto mengatakan korban ditemukan tak bernyawa pada Senin (11/5) sekitar pukul 05.30 WIB. Tak sampai 24 jam, polisi gedak cepat dan mengamankan pelaku.
“Betul, pelaku sudah kami amankan. Benar satu orang pelaku. Pelaku ditangkap di wilayah Surabaya sekitar pukul 17.00 WIB,” ujar AKBP Eddy kepada awak media di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (12/5).
Korban meninggal dunia karena ditusuk menggunakan pisau berkali-kali. Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatan kejinya. Ia berdalih membunuh korban karena kesal terus ditagih utang.
"Jadi kejadian (pembunuhan ini) dipicu terkait dengan masalah penagihan uang yang menyebabkan tersangka OAP melakukan pembunuhan kepada korban yang merupakan temannya sendiri,” imbuhnya.
AKBP Eddy menyebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga handphone, satu sepeda motor, seragam satpam, kaos warna hitam.
Kemudian jaket hoodie hitam, satu buah pisau panjang, tas selempang warna hijau, helm Honda hitam, sepasang sandal jepit, dan kartu tanda pengenal security. "Barang bukti tersebut telah kita amankan," pungkas Eddy.
Sebelumnya, Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M Akhyar mengatakan bahwa jasad petugas keamanan tersebut ditemukan pertama kali oleh temannya yang hendak ganti shift jaga pada Senin pagi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
