Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Mei 2026 | 05.24 WIB

Agak Laen, Guru Ngaji di Surabaya Cabuli 7 Santri Laki-laki karena Hindari Zina

Guru ngaji di Surabaya berinisial MZ diduga mencabuli tujuh santri laki-lakinya. (Instagram @luthfie.daily) - Image

Guru ngaji di Surabaya berinisial MZ diduga mencabuli tujuh santri laki-lakinya. (Instagram @luthfie.daily)

JawaPos.com-Aksi bejat seorang guru ngaji di Surabaya berinisial MZ, 22 tahun tengah menjadi perbincangan publik. Laki-laki yang mengajar di yayasan pendidikan keagamaan wilayah Genteng itu diduga mencabuli tujuh santrinya.

Alasannya tak masuk logika. Pelaku berdalih melakukan perbuatan tak senonoh ke santrinya yang masih di bawah umur demi menyalurkan nafsu sekaligus menghindari zina dan risiko kehamilan.

"Tiba-tiba muncul nafsu karena keseringan nonton film porno," ucap MZ mengakui perbuatannya kepada Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, dikutip dari Instagram @luthfie.daily, Minggu (10/5).

Ketika ditanya modus, MZ lancar menjawab bahwa ia melakukan aksi tak senonohnya itu saat para santri tengah tertidur pulas. Dengan kuasanya sebagai guru ngaji, ia tiba-tiba masuk kamar dan memaksa santri untuk melakukan oral sex.

"Waktu tidur, saya masukin kemaluan di mulutnya (korban santri). Saya pegang mulutnya, terus saya berlutut di kanan kiri kakinya," ujar MZ dengan tangan memperagakan membuka mulut korban.

Meski mengaku tertarik kepada perempuan, MZ justru menyasar santri laki-laki berusia di bawah umur, dengan dalih menghindari zina. Menurutnya, dampak biologis yang ditimbulkan juga lebih kecil.

"Kalau sekarang (pilih) anak-anak, soalnya adanya cowok itu. Terus kalau sama perempuan nanti takutnya zina atau hamil gitu. Pertama kali (melakukan pencabulan) 2021, itu dulu sebelum jadi guru ngaji," imbuhnya dengan nada datar.

Di sisi lain, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan kasus asusila itu terungkap setelah salah satu korban memberanikan diri bercerita kepad orang tuanya, yang kemudian mereka membuat laporan polisi.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore