Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 01.56 WIB

Pasca Tabrakan KA Dhoho-Truk di Blitar, KAI Daop 7 Ingatkan Patuhi Rambu Perlintasan

KA Commuter Line Dhoho menabrak sebuah truk yang mogok di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, Selasa malam (28/4). (Humas KAI Daop 7 Madiun) - Image

KA Commuter Line Dhoho menabrak sebuah truk yang mogok di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, Selasa malam (28/4). (Humas KAI Daop 7 Madiun)

JawaPos.com - Insiden tabrakan KA Commuter Line Dhoho dengan truk di daerah Blitar, Jawa Timur, menjadi peringatan keras bagi pengendara untuk lebih disiplin, mematuhi rambu, dan tidak melintas saat sirine berbunyi.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyayangkan insiden tabrakan yang terjadi di JPL 190 Km 120+448, Jalan Imam Bonjol, Sananwetan, Kota Blitar pada Selasa (28/4) sekitar pukul 21.35 WIB.

Meski tak memakan korban jiwa, karena sopir truk, kernet berhasil menyelamatkan diri sebelum kendaraan ditabrak kereta, namun insiden ini sempat mengganggu lalu lintas di sekitar kejadian.

“Kami sangat menyayangkan tindakan pengguna jalan yang tetap melintas saat sirene sudah berbunyi. Perlintasan sebidang bukan tempat untuk mengambil risiko," tutur Tohari dalam keterangannya, Rabu (29/4).

Tohari menyebut insiden tabrakan antara KA Commuter Line Dhoho relasi Stasiun Kertosono - Stasiun Malang dengan truk muatan pasir, menjadi pelajaran agar pengguna jalan bisa lebih tertib.

"Pelanggaran seperti ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Masyarakat perlu memahami fungsi dari fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang, seperti palang pintu," imbuhnya.

Tohari menegaskan bahwa palang pintu perlintasan bukanlah alat keselamatan utama, melainkan hanya pendukung. Karena itu, pengguna jalan wajib mematuhi rambu lalu lintas sebelum memasuki perlintasan sebidang.

KAI mengingatkan masyarakat agar tidak menerobos perlintasan ketika sirene telah berbunyi atau palang pintu mulai ditutup, karena kondisi tersebut menandakan kereta api akan segera melintas.

Selain itu, pengguna jalan diminta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melintasi rel, guna mencegah risiko mogok yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun perjalanan kereta api.

"Terpenting, masyarakat kami imbau untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api. KAI berkomitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api, namun diperlukan kedisiplinan seluruh pengguna jalan," tegas Tohari.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore