
Sayap barat Gedung Negara Grahadi mulai dipugar setelah habis terbakar pada aksi demonstrasi Agustus 2025. (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mulai melakukan pemugaran bangunan cagar budaya sayap barat Gedung Negara Grahadi, setelah habis terbakar pada aksi demonstrasi Agustus 2025 lalu.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan langkah ini adalah tindak lanjut dari hasil koordinasi Tim Cagar Budaya Pemkot Surabaya. Anggaran APBD yang digelontorkan pun tak sedikit, yakni Rp 12.763.527.000.
"Kita ingin memastikan semaksimal mungkin ini mirip dengan aslinya. Kita memaksimalkan keserupaan dan kemiripan dengan bangunan aslinya, meskipun tentu tidak bisa persis seperti aslinya," ucapnya di Surabaya, Kamis (2/4).
Khofifah menegaskan pemugaran Gedung Grahadi menerapkan spesifikasi khusus. Upaya ini dilakukan untuk mengembalikan bentuk bangunan mendekati aslinya tanpa menghilangkan nilai historis yang ada.
Baca Juga:Belum Penuhi Panggilan Terkait Kepatuhan PP Tunas, Google dan Meta Dipanggil Lagi oleh Komdigi
Salah satu pengerjaan penting ada pada dinding yang memakai material khusus dari luar negeri. Bahan ini dipilih karena memiliki karakteristik khusus agar tidak merusak struktur lama bangunan.
"Jadi bangunan ini dibangun tanpa semen. Kapur yang digunakan sekaligus sebagai perekat. Ada beberapa konstruksi dan bagian-bagian lama yang existing, seperti kusen di sini, tidak akan dirombak," lanjutnya.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pengerjaan pemugaran sayap barat Gedung Negara Grahadi ditarget rampung selama 210 hari kalender. Artinya rampung sebelum 25 Oktober 2026.
Adapun lingkup pengerjaan pemugaran meliputi rekonstruksi atap, replikasi engsel, kusen, dan pintu, ekspos hasil ekskavasi arkeologi dan balok kayu, serta penataan ulang ruang-ruang yang terbakar.
Selain memakai mortar khusus berbahan kapur dan mineral impor serta penyesuaian elevasi lantai, pemulihan juga mencakup penguatan struktur atap melalui penambahan ring balok agar sambungan atap dan dinding lebih kokoh.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
