
Ilustrasi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Kebijakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah (work from home/WFH) setiap Jumat mendapat dukungan DPRD Kota Surabaya.
Namun, kebijakan tersebut diingatkan agar tidak sekadar formalitas, melainkan memiliki target yang terukur dan berdampak nyata.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menilai, penerapan WFH bisa menjadi langkah positif selama sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat serta memiliki arah yang jelas. “Pada prinsipnya kami mendukung WFH setiap Jumat karena inline dengan kebijakan pusat. Tapi implementasinya harus terukur, jelas tujuannya, dan tidak sekadar simbolis,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Rabu (1/4).
Menurut dia, salah satu kunci keberhasilan kebijakan tersebut terletak pada sistem pengawasan. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memiliki mekanisme monitoring yang ketat agar kinerja ASN tetap terjaga meski bekerja dari rumah. “WFH ini harus dibarengi sistem monitoring yang kuat di masing-masing perangkat daerah. Jadi kinerja tetap terkontrol, bukan hanya absensi yang dipindah ke rumah,” tegasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
