
Pemkot Surabaya adakan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah 31 kecamatan hingga 14 Maret 2026. (istimewa)
JawaPos.com - Sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 2026, Pemkot Surabaya menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Murah selama empat hari berturut-turut, 11 - 14 Maret 2026.
Program ini menjadi salah satu strategi Pemkot Surabaya dalam menjaga stabilitas harga pangan agar tidak memicu inflasi. Berbagai kebutuhan pokok di jual di sini dengan harga jauh lebih murah di bawah pasaran.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa stabilitas sektor pangan menjadi perhatian penting pemerintah daerah, terutama di tengah situasi ekonomi global yang dinilai tidak menentu.
“Karena itu, kami berupaya memastikan harga pangan tetap stabil melalui GPM dan Pasar Murah ini, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadhan hingga Idul Fitri dengan lebih tenang,” ucapnya, Kamis (12/3).
Dalam pelaksanaan program ini, tersedia berbagai komoditas pangan pokok dalam jumlah cukup besar. Di antaranya beras SPHP sebanyak 20.100 kilogram atau 4.020 sak, beras premium 17.240 kilogram atau 3.448 sak.
Kemudian Minyakita 8.640 liter, minyak goreng 4.506 liter, gula pasir 18.221 kilogram, serta bumbu dasar seperti cabai rawit, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih masing-masing sebanyak 1.340 pack.
Eri menyebut penyelenggaraan GPM dan Pasar Murah ini memiliki dua tujuan, yakni menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
“Kalau komoditas yang menjadi incaran warga ini ada beras, telur, dan minyak goreng, karena itu semua kan kebutuhan utama untuk konsumsi sehari-hari, terutama untuk sahur dan berbuka puasa,” imbuh Eri.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan, harga seluruh komoditas yang dijual dalam program GPM dan Pasar Murah, dipastikan lebih miring.
“Kegiatan ini adalah upaya kami untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau. Melalui program ini diharapkan stabilitas harga pangan sekaligus pengendalian inflasi di Surabaya dapat terjaga,” tukas Syamsul.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
