Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Maret 2026 | 23.43 WIB

Polisi Dalami Penyebab Kematian Pekerja Gondola di Apartemen Surabaya: Cacat SOP atau Human Error?

Petugas DPKP saat mengevakuasi pekerja gondola yang terjebak di lantai 26 sebuah apartemen di kawasan Jalan Pakuwon Indah, Surabaya, Senin (2/3). (Dokumentasi DPRD Surabaya) - Image

Petugas DPKP saat mengevakuasi pekerja gondola yang terjebak di lantai 26 sebuah apartemen di kawasan Jalan Pakuwon Indah, Surabaya, Senin (2/3). (Dokumentasi DPRD Surabaya)

JawaPos.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya menyelidiki insiden meninggalnya seorang pekerja pembersih kaca yang terjebak di gondola lantai 26 apartemen Waterplace Residence pada Senin sore (2/3).

"Benar saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumbulkan bukti-bukti," ucap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto kepada JawaPos.com, Rabu (4/3).

Insiden ini menyita perhatian publik. Bahkan detik-detik korban bergelantungan di ketinggian terekam kamera warga dan viral di media sosial. Tidak sedikit yang mempertanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan.

"Masih diperiksa, kalau dari keterangan sementara, memang secara SOP sudah dilaksanakan, ya karena itu (faktor) alam, kemarin kan ada hujan sama angin gitu, ya itu kan di luar prediksi," imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai penyebab sementara kematian korban, AKBP Edy menuturkan nyawa korban meregang dikarenakan terbentur gedung saat gondola yang dinaiki tidak seimbang dan goyah diterjang hujan angin.

"Itu (penyebab kematian sementara) karena human error yang bersangkutan, karena kan dengan angin kencang, gondolanya mobat-mabit, sementara itu, ini kan masih kita dalami," tegas AKBP Eddy.

Kronologi singkat

Insiden bermula saat korban berinisial ES, 51 tahun, membersihkan kaca apartemen tempat ia bekerja. Nahas, hujan deras disertai angin yang melanda Surabaya sore itu membuat gondolanya macet dan terjebak di lantai 26.

Detik-detik ES dan satu orang rekannya terjebak di ketinggian saat cuaca ekstrem viral di media sosial. Dari video yang beredar, tampak seorang laki-laki bergelantungan. Tubuhnya terombang-ambing di ketinggian terbawa angin.

Bahkan beberapa kali, tubuh korban terlihat berputar dan membentur dinding kaca gedung, sementara tali pengaman yang menahannya tampak menegang. Situasi ini memicu kepanikan warga yang menyaksikan dari bawah.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Ekky Maulana Nugraha menuturkan menurut informasi, ada 2 unit gondola yang menggantung pada Senin sore.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore