
Polda Jatim membongkar dua kasus TPPU yang berasal dari peredaran narkotika. Aset senilai Rp 2,7 M disita. (Humas Polda Jatim)
JawaPos.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap dua kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang terkait dengan peredaran narkotika di wilayah Jawa Timur.
Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa dalam kasus ini pihaknya telah mengamankan dua tersangka dengan inisial WP dan FA, serta menyita aset dengan total nilai mencapai Rp 2,7 miliar.
Kombes Pol Jules menyebut pengungkapan kasus TPPU ini adalah pengembangan dari kasus tindak pidana narkotika yang lebih dulu ditangani penyidik Ditresnarkoba Polda Jawa Timur.
"Penyidik tidak hanya menindak pelaku peredaran narkoba, tetapi juga menelusuri dan menyita aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan tersebut melalui penerapan pasal TPPU,” tuturnya, Jumat (20/2).
Dari dua perkara tersebut, tersangka WP, 44 tahun, seorang karyawan swasta, diduga melakukan pencucian uang hasil peredaran narkotika sejak 2023 hingga 2025 di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
WP juga diketahui merupakan seorang residivis kasus narkotika dua kali. Kekayaan aset pelaku tercatat senilai sekitar Rp 1,2 miliar. Perkara tersebut kini memasuki tahap I di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Kasus terhadap WP bermula dari penangkapan W oleh Satresnarkoba Polresta Sidoarjo pada 25 September 2025. Dari pengembangan kasus, ditemukan aliran dana mencurigakan yang mengarah kepada WP.
"Tersangka menggunakan rekening atas nama pribadi maupun pihak lain untuk menyamarkan transaksi hasil penjualan narkotika, kemudian membelanjakannya dalam bentuk aset bergerak dan tidak bergerak,” imbuhnya.
Dari tangan WP, Satresnarkoba Polda Jatim menyita barang bukti: mobil Toyota Rush tahun 2025, motor Honda Scoopy 2023, enam batang perak, sebidang tanah SHM di Jombang, dan uang dalam rekening sekitar Rp 600 juta.
Sementara tersangka FA, 25 tahun, warga Bangkalan, diduga melakukan TPPU dari hasil penjualan narkotika jenis ekstasi sejak 2022 hingga 2026. Tersangka disebut memiliki aset senilai Rp 1,5 miliar.
“Kasus ini juga pengembangan dari penyidikan perkara narkotika 6 November 2025. FA menggunakan rekening atas nama pribadi dan keluarganya untuk menyamarkan transaksi narkotika,” ucap Kombes Pol Jules.
Dari tangan FA, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit mobil (Mitsubishi Expander dan Honda Brio), dua unit sepeda motor (Honda Scoopy dan Honda PCX), satu BPKB sepeda motor Suzuki Satria.
Kemudian uang tunai Rp 82 juta, uang dalam rekening lebih dari Rp 313 juta, 28 perhiasan, tiga jam tangan, dokumen pembelian tanah di Bangkalan dan Surabaya, serta sejumlah dokumen transaksi lainnya.
"Nilai ekonomis dari perputaran uang hasil narkotika yang dilakukan tersangka WP diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar, sementara FA diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar," bebernya.
Atas perbuatan mereka, WP dan FA dijerat Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara serta denda maksimal Rp 10 miliar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022