Apa itu Female Bullying dan Ciri-Cirinya, Apakah Kamu Pernah Mengalaminya? (Freepik)
JawaPos.com - Belakangan, kasus perundungan atau bullying yang dialami oleh siswi SMP di Surabaya berinsial CA, 13 tahun, ramai diperbincangkan masyarakat. Ternyata pemicunya adalah masalah asmara.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati.
"Satu korbannya, ternyata masalahnya karena cowok," ucap Ida, Senin (2/2). Sementara pelaku berjumlah 8 orang, yakni siswa perempuan berinisial SL (13), DA (12), CPR (13), SPE (14), IR (14), GA (13), dan PR (13).
Ida menjelaskan CA tidak memiliki hubungan pacaran dengan siswa laki-laki tersebut. Diduga, CA dan salah satu pelaku saling menyukai orang yang sama, sehingga memicu keributan dan berujung pada bullying.
Ida mengatakan bahwa aksi perundungan terjadi pada 30 Desember 2025. Peristiwa ini terjadi di daerah Kapasari Pedukuhan, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.
Kemudian pada awal Januari 2026, DP3APPKB Surabaya menerima laporan resmi dari Kelurahan Tambakrejo tentang perundungan CA. Pendampingan psikologis kepada korban langsung dilakukan.
"Sejak 5 Januari 2026, kami (DP3APPKB Kota Surabaya) telah melakukan pendampingan psikologis awal, baik kepada korban berinisial CA maupun kepada 8 anak yang menjadi terduga pelaku," imbuhnya.
Dalam video singkat yang beredar di dunia maya, CA tampak dikerumuni oleh 8 orang pelaku yang merupakan teman sekolahnya. Ia dimaki-maki, ditampar, hingga kepalanya ditoyor secara bergantian.
Pada saat kejadian, korban yang seorang diri tak bisa melawan. Ia hanya terdiam dan menangis, bahkan beberapa kali dibentak pelaku untuk menghentikan tangisannya. Kasus perundungan ini menuai keprihatinan di masyarakat.
Akibat perundungan yang dialami, korban CA mengalami depresi hingga gangguan tidur. Korban juga mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh, seperti luka benjol di pelipis dan bagian belakang kepala.
“Korban mengalami luka benjol. Lalu hasil pemeriksaan psikiatri juga menunjukkan korban mengalami depresi dan memerlukan bantuan medis agar bisa beristirahat dengan baik," terang Ida.
Kini, kasus perundungan yang dialami oleh CA sedang ditangani oleh kepolisian. Keluarga korban resmi membuat laporan polisi ke Polsek Simokerto pada 1 Januari 2026 dengan nomor TBL-B/01/I/2026/SPKT/POLSEK SIMOKERTO.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
