
Ratusan becak listrik bantuan Presiden Prabowo siap digunakan pengemudi becak lansia di Surabaya. (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com-Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto kepada pengemudi becak lansia di Surabaya mendapat apresiasi dari DPRD Kota Surabaya. Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret negara dalam memperkuat ekonomi masyarakat kecil sekaligus meringankan beban kerja kelompok rentan.
Sebanyak 200 pengemudi becak lansia menerima bantuan becak listrik yang diserahkan di Balai Kota Surabaya, Kamis (22/1). Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menilai, bantuan tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi memiliki dampak langsung terhadap produktivitas para penerima.
“Ini bukan sekadar bantuan alat, tapi bentuk perhatian nyata negara kepada masyarakat kecil. Becak listrik ini bisa membantu para pengemudi lansia tetap bekerja tanpa harus menguras tenaga fisik,” ujar Yona yang akrab disapa Cak Yebe, seusai kegiatan penyerahan.
Politisi Fraksi Gerindra itu menyebut DPRD Surabaya turut menyaksikan langsung uji coba penggunaan becak listrik bersama Wali Kota Surabaya, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), serta jajaran Fraksi Gerindra DPRD Surabaya. Hasilnya, para pengemudi dinilai cepat beradaptasi dengan teknologi tersebut.
“Menariknya, meski baru satu hari latihan, para pengemudi becak sudah cukup mahir mengoperasikan becak listrik ini. Artinya, teknologinya sederhana dan ramah untuk lansia,” jelasnya.
Dari sisi teknis, becak listrik tersebut dirancang aman dan sesuai kebutuhan pengemudi lanjut usia. Kendaraan ini memiliki jarak tempuh hingga 40 kilometer dengan kecepatan maksimal 15 kilometer per jam. “Kecepatannya relatif aman, dan jarak tempuhnya sudah sangat cukup untuk aktivitas harian pengemudi becak di Surabaya,” tambahnya.
Cak Yebe menegaskan, penggunaan becak listrik diharapkan mampu mengurangi beban fisik pengemudi lansia, sehingga mereka bisa bekerja lebih nyaman dan produktif. Dampak lanjutannya, pendapatan para pengemudi becak juga berpotensi meningkat. “Harapannya jelas, kesejahteraan para tukang becak lansia bisa naik. Mereka tetap bisa mandiri secara ekonomi tanpa harus memaksakan kondisi fisik,” ujarnya.
DPRD Kota Surabaya, lanjut Cak Yebe, mendukung penuh program-program afirmatif yang menyasar masyarakat ekonomi bawah, khususnya warga pada kelompok desil 1, 2, dan 3. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pengemudi becak di Surabaya yang belum menerima bantuan.
“Mudah-mudahan ke depan bantuan becak listrik ini bisa kembali disalurkan. Semakin banyak yang terbantu, maka roda ekonomi rakyat kecil akan semakin bergerak dan kesejahteraan warga Surabaya bisa meningkat,” tuturnya. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
