
Petugas DLH sedang mengolah sampah organik di rumah kompos. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pengolahan sampah organik menjadi kompos oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya berdampak positif pada efisiensi anggaran daerah, dengan penghematan mencapai Rp 14 miliar per tahun.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa setiap harinya, timbulan sampah organik dan anorganik di Kota Pahlawan mencapai sekitar 1.800 ton.
"Jadi timbulan sampah di Surabaya setiap harinya itu 1.800 ton per hari. Volume sampah yang besar ini membuat kami tak bisa hanya mengandalkan pengelolaan di hilir, tetapi juga harus perkuat di hulu-nya," ucapnya, Rabu (14/1).
Berbagai upaya pengelolaan sampah dilakukan Pemkot Surabaya, mulai dari rumah kompos hingga bank sampah. Residu sampah yang tidak dapat ranting di hulu, diarahkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo.
Khusus sampah organik, DLH Surabaya mengoperasikan 27 rumah kompos di berbagai wilayah Kota Pahlawan, dengan kapasitas pengolahan sampah organik mencapai 95,17 ton sampah per hari.
Dedik menyebut mayoritas rumah kompos memanfaatkan limbah hasil perantingan pohon serta sampah sayuran dari pasar. "Ini yang kemudian kita kelola menjadi kompos, sehingga mengurangi jumlah sampah," imbuhnya.
Bahkan lebih dari 100 ton sampah organik masuk ke rumah kompos setiap harinya, yang berasal dari perantingan pohon dan pohon tumbang sebanyak 90,41 ton dan sampah organik dari pasar sebanyak 10,14 ton.
Menurut Dedik, pengolahan sampah organik memberi keuntungan ganda bagi Pemkot Surabaya, yakni mengurangi sampah ke TPA Benowo sekaligus meningkatkan efisiensi anggaran daerah.
"Keberadaan 27 rumah kompos mampu menghemat biaya pengangkutan sampah Rp 6,73 miliar per tahun dan menghemat biaya pengolahan sampah di TPA Benowo hingga Rp 7,36 miliar per tahun (total kurang lebih Rp 14 miliar)," beber Dedik.
Selain rumah kompos, DLH Surabaya juga menangani sampah anorganik melalui Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Saat ini sudah terbangun 12 TPS 3R di berbagai wilayah Kota Pahlawan.
"Dari 12 TPS ini kapasitasnya bermacam-macam. Ada yang kapasitasnya 10 ton, ada yang 20 ton. Jadi kalau kapasitas TPS 10 ton, residunya tinggal 5 ton. Ini upaya mengurangi sampah yang masuk ke TPA Benowo," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
