
Ratusan pedagang dan jagal RPH melakukan aksi demonstrasi di Balai Kota Surabaya, Selasa (13/1). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memindahkan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke Tambak Osowilangun, menimbulkan gelombang para pedagang dan jagal.
Setelah melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (12/1), ratusan pedagang dan jagal RPH Pegirian kembali melakukan demonstrasi di depan halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (13/1).
Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, para demonstran tiba di Jalan Sedap Malam sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka membentangkan poster besar bertuliskan "Tolong Pak Eri, Kami Hanya Mencari Sesuap Nasi di RPH Pegirian".
“Kami disini para pejuang RPH yang menginginkan RPH tetap ditempat yang lama kami tidak menginginkan RPH tidak dipindahkan dengan alasan apapaun,” ucap salah seorang orator di lokasi.
Massa menolak tegas rencana relokasi pemotongan sapi ke Tambak Osowilangun karena dinilai mengancam mata pencaharian ribuan warga. Mereka bersikeras bertahan hingga tuntutan dipenuhi.
“Bapak Eri jangan sampe meneteskan air mata Bapak Eri. Sebelum Pak Eri mengabulkan tuntutan kita tidak akan beranjak dari tempat ini,” ucap orator dengan nada lantang, diikuti sorakan massa.
RPH Surabaya awalnya beroperasi di Jalan Pegirian, Semampir. Sementara RPH baru lokasinya di Tambak Osowilangun, yang mana jaraknya sekitar 14 kilometer dan waktu tempuh lebih dari 45 menit.
Bagi para pedagan, relokasi RPH ini merugikan mereka, lantaran lokasinya yang jauh, kawasan yang dinilai rawan kejahatan dan rawan kecelakaan karena dianggap sebagai "jalur tengkorak".
Massa juga menilai banyak fasilitas di tempat RPH baru yang belum memadai, sehingga berisiko mengganggu distribusi daging, serta kekhawatiran akan kualitas dan higienitas karena dekat dengan TPA.
Demonstrasi berjalan alot. Beberapa kali massa aksi bersitegang dengan petugas yang berjaga di halaman Balai Kota. Mereka juga mengancam akan melakukan demonstrasi lebih besar sampai tuntutannya didengar.
“Jika tuntutan kita tidak dipenuhi, maka kita akan melakukan demonstrasi yang lebih besar lagi, kami ingin (Wali Kota Surabaya) Pak Eri mencabut surat pemindahan RPH sekarang juga,” tukas sang orator.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
