Video viral oknum anggota Satpol PP Kota Surabaya menerima pungli dari PKL. (Tangkapan layar video Instagram @suroboyobanget)
JawaPos.com - Viral di media sosial, oknum anggota Satpol PP Kota Surabaya melakukan pungutan liar kepada pedagang kaki lima (PKL). Aksinya terekam kamera warga dan ramai diperbincangkan warganet.
Dalam video berdurasi 18 detik yang dibagikan oleh akun Instagram @suroboyobanget, dua oknum Satpol PP tampak menghampiri lapak pedagang di bahu jalan di kawasan Jalan Kenjeran.
Pedagang itu lalu memberikan sesuatu dan diterima oleh salah satu oknum Satpol PP. "Kiro-kiro lapo iki rek? Salam persahabatan ta?" tulis akun Instagram @suroboyobanget dalam caption, dikutip JawaPos.com, Jumat (12/12)
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini menegaskan bahwa pihaknya sudah menerima laporan video tersebut. Oknum anggota yang bersangkutan pun telah dijatuhi sanksi berat.
“Kami ambil tindakan tegas seberat-beratnya, saat ini kami proses. Kami juga sedang berkoordinasi dengan pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),” tutur Zaini, Jumat (12/12).
Lebih lanjut, eks Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya itu mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan oknum, peristiwa tersebut terjadi antara bulan Juli sampai Oktober 2024.
“Memang sesuai keterangan (oknum Satpol PP yang bersangkutan) itu video lama, tetapi kami tidak membenarkan walaupun itu video lama atau baru, pungli tetaplah pungli, itu pelanggaran berat,” tegasnya.
Zaini juga menekankan bahwa Satpol PP Kota Surabaya tidak akan segan memberikan sanksi tegas, apabila ditemukan kembali anggota yang melakukan pelanggaran serupa, yakni terlibat pungutan liar.
“Jika masih ada anggota (Satpol PP) yang nekat melakukan pungli, kami akan mengambil tindakan serupa seperti sebelumnya. Tidak ada kompromi untuk perilaku yang merugikan masyarakat,” seru Zaini.
Viralnya aksi pungli yang dilakukan oleh oknum anggota Satpol PP Kota Surabaya, juga seharusnya dapat menjadi pembelajaran bagi anggota lain untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar peraturan.
Guna mencegah kasus serupa terulang lagi di masa depan, Zaini mengatakan pihaknya akan memperketat pengawasan internal untuk memastikan seluruh anggota Satpol PP Surabaya menjalankan tugasnya masing-masing.
“Kami akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada seluruh anggota. Hal ini dilakukan guna memantau kinerja setiap anggota serta menjadi evaluasi rutin agar anggota kami lebih disiplin dalam melaksanakan tugas,” tukas Zaini.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
