
Sampah sofa hingga kasur menumpuk di saluran menyebabkan rumah pompa di Surabaya nyaris macet. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Rumah pompa di Surabaya nyaris macet akibat tumpukan sampah berukuran besar, seperti sofa, kasur, helm, hingga pakaian. Kondisi mengkhawatirkan ini mendapat atensi Pemkot Surabaya.
Pasalnya jika dibiarkan, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi menyebut sampah-sampah ini akan mengganggu sistem drainase dan meningkatkan risiko banjir.
Syamsul mengakui bahwa kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan di sungai, menjadi tantangan yang nggak gampang dalam memperkuat sistem pengendalian genangan air di musim hujan.
"Sampah di sungai merupakan fenomena yang sangat memprihatinkan. Sampah padat, seperti sofa, kasur, dan kayu, seringkali menyangkut di screen (penyaring) rumah pompa," tutur Syamsul di Surabaya, Minggu (9/11).
Jika sampah besar tidak segera disaring dan dibiarkan menumpuk, maka pompa dapat berhenti bekerja dan mesinnya rusak. Kondisi ini berisiko memicu genangan hingga banjir di wilayah sekitar rumah pompa.
Syamsul mencontohkan di Saluran Greges yang mengarah ke Bosem Morokrembangan. Saat hujan deras mengguyur akhir-akhir ini, tumpukan sampah membuat air meluap ke permukiman warga dan menimbulkan genangan.
"Petugas berhasil mengumpulkan 20 truk sampah. Sampah yang menumpuk di sana itu besar-besar, dari benda-benda rumah tangga hingga benda keras seperti helm, sofa, kasur, popok bayi, dan pakaian," imbuhnya.
Untuk mencegah masyarakat membuang sampah di saluran sekitar Rumah Pompa, DSDABM meningkatkan pengawasan dengan menambah jumlah petugas dan menerapkan sistem kerja tiga shift selama 24 jam penuh.
Selain itu, setiap rumah pompa dilengkapi 4 hingga 8 petugas penyaring sampah (penyarang). Syamsul menegasman bahwa Pemkot Surabaya serius menangani genangan saat musim hujan.
"Petugas penyarang bekerja dalam shift karena beban kerja membersihkan sampah yang bercampur air sangat berat. Hal ini untuk memastikan pompa dapat terus bekerja tanpa terhambat sampah," tegasnya.
Syamsul mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sembarang tempat. Terutama di sungai, karena dapat menghambat aliran air dan berpotensi menimbulkan genangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022