
Ilustrasi rumah pompa di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Cuaca ekstrem yang mulai melanda beberapa wilayah di Jawa Timur, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Surabaya. Apalagi beberapa hari terakhir, hujan deras mengguyur daerah ini.
“Perkiraan biasanya (awal) hujan rintik-rintik dulu. Tapi kemarin langsung hujan deras mulai jam 2 siang - 7 malam,” tutur Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, Kamis (6/11).
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda juga telah memperkirakan musim hujan di Surabaya akan terjadi mulai November 2025 sampai dengan Januari 2026.
Syamsul mengatakan DSDABM sudah diinstruksikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi untuk mempercepat penyelesaian berbagai proyek infrastruktur pengendalian banjir.
"Diminta lembur kontraktornya, kalau bisa 24 jam. Jadi nanti kita usahakan, besok kita buat undangan teman-teman kontraktor yang belum selesai. Jadi yang belum selesai itu rata-rata pekerjaan besar," imbuh Syamsul.
Mulai dari proyek drainase, box culvert, hingga pembangunan Rumah Pompa. Syamsul menyebut ada lima titik rumah pompa baru di Surabaya yang pengerjaannya belum selesai atau masih berjalan.
"Pekerjaan rumah pompa itu ada lima lokasi. Di Menanggal ada satu, Ahmad Yani ada dua, Ketintang Madya ada tiga, di Karah ada empat, dan ada satu lagi di Rungkut Menanggal," beber Syamsul.
Selain rumah pompa, pembangunan drainase di diversi Gunungsari dan Babat Jerawat juga masih berjalan. Karena itu, kontraktor diminta bekerja dari dua sisi sekaligus untuk mempercepat proyek.
"Seperti di diversi Gunungsari itu kita minta pekerjaan dilaksanakan dari dua arah. Jadi yang mau dikerjakan itu 500 meter. Kontraktor sudah saya minta dari Kulon (barat) dan Wetan (timur), jadi ketemu di tengah,” terang Syamsul.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Diskon BPHTB Hingga 40% dan Hapus Denda PBB, Cuma Sampai 29 November!
DSDABM Surabaya juga meminta kontraktor agar menambah jam kerja dan tenaga di lapangan. Tentu, percepatan pekerjaan diikuti dengan peningkatan pengawasan oleh konsultan proyek.
"Yang kedua itu lembur, artinya tambah tenaga dan tambah material. Besok kita rapatkan dan kasih target per minggu berapa dievaluasi konsultan. Mudah-mudahan pertengahan Desember sudah bisa selesai,” ucap Syamsul.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022