
Ilustrasi hotel. (Istimewa)
JawaPos.com - Penggerebekan pesta terlarang sesama jenis di sebuah hotel bintang 4 Kawasan Ngagel, Kota Surabaya pada Minggu dini hari (19/10) sedang menjadi buah bibir di masyarakat. Sebanyak 34 pria diamankan.
Manajemen hotel yang bersangkutan pun buka suara mengenai insiden yang mencoreng citra mereka. Kus Andi selaku Public Relations menyebut pihaknya akan kooperatif terhadap ranah hukum yang ditangani oleh kepolisian.
"Dari sisi hotel, kami sudah melakukan sesuai prosedural dengan proses booking seperti biasa menunjukkan tanda pengenal, cukup umur dan mampu melakukan registrasi biaya akomodasi," ujar Andi kepada JawaPos.com, Senin (20/10).
Ketika ditanya mengenai 34 pria yang didapati polisi dalam satu kamar hotel, Andi menyebut bahwa segala aktivitas di dalam kamar menjadi privasi semua tamu yang menginap di Hotel Kawasan Ngagel tersebut.
"Jadi dengan aktivitas yang ada didalam kamar itu diluar kendali kami, termasuk privasi yang didapat semua tamu. Terlebih lagi kondisi hunian sedang ramai, kamar penuh dan banyak acara lainnya," imbuh Andi.
Meski begitu, pihaknya tak menutup mata atas insiden pesta terlarang sesama jenis, yang kini sedang ramai diperbincangkan. Andi berjanji pihak hotel akan memperketat keamanan, namun tak menganggu privasi tamu.
"Setelah ini yang pasti, kami memperketat dari sisi sekuritas dalam keamanan, dan memantau seluruh aktivitas yang terlihat di area hotel, namun dengan tetap mengedepankan kenyamanan (tamu)," tegasnya.
Sebagai informasi, Satsamapta Polrestabes Surabaya dan Polsek Wonokromo mengamankan 34 pria dalam kegiatan penggerebekan pesta sesama jenis (gay) di salah satu hotel bintang 4 kawasan Ngagel.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra mengatakan penggerebekan dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat sekitar bahwa ada pesta sesama jenis di hotel tersebut.
Saat penggerebekan berlangsung, puluhan pria kedapatan sedang asyik berpesta di kamar hotel. Bahkan, beberapa pria diantaranya ditemukan dalam keadaan tanpa busana di satu kamar yang sama.
"Mereka diduga tengah melakukan kegiatan tidak sesuai norma kesusilaan. (34 pria) kita bawa ke Mako Polrestabes Surabaya, kami masih melakukan pemeriksaan, perkembangan nanti akan disampaikan," tutur AKBP Erika.
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, puluhan pria yang didapati sedang asyik pesta sesama jenis itu berasal dari berbagai daerah, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Malang, hingga Bandung. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
