
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menaruh perhatian khusus terkait munculnya semburan air bercampur gas metana di Sungai kawasan Rungkut Madya, Kecamatan Gununganyar, yang menggegerkan warga.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan bersama PGN dan Pakar Geologi ITS, Eri menegaskan bahwa semburan di sungai Rungkut Madya disebabkan kebocoran pipa milik Perusahaan Gas Negara.
Karena itu, dia mengimbau masyarakat agar jangan mudah terpengaruh dengan video viral di medsos. "Ada yang bilang kaya Lapindo, nah itu kan bahaya, orang-orang jadi takut. Yang berkomentar biar yang ahli," tutur Eri di lokasi semburan, Minggu (19/10).
Saat di lokasi, Wali Kota Eri memastikan bahwa semburan tersebut aman. Bahkan sejak dilakukan penutupan pipa oleh PGN pada Jumat (17/10) pukul 16.15 WIB, semburan air bercampur gas di sungai tersebut berhenti.
“Setelah Kamis malam lalu ada kejadian, saat itu saya meminta kepada BPBD untuk berkoordinasi dengan teman-teman PGN dan ITS. Alhamdulillah keesokan harinya PGN bergerak cepat menutup dua pipa,” imbuh Eri.
Meski bukan fenomena alam, Eri Cahyadi menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pemetaan pipa gas di Kota Surabaya, dengan harapan tidak terjadi lagi peristiwa serupa yang menghebohkan warga.
Bukan hanya berkolaborasi dengan PGN, Pemkot Surabaya juga terus berkoordinasi dengan pakar geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), mengingat Surabaya dilalui oleh sesar kendeng
"Ketika terjadi hal seperti ini, yang berkomentar biar yang ahlinya. Kalau pun kebetulan terjadi (fenomena alam), (pakar) akan menyampaikan apa saja yang harus dilakukan oleh warga dan pemkot," tegas Eri.
Orang nomor satu di Kota Surabaya iki menghimbau seluruh masyarakat untuk saling menjaga satu sama lain, agar tidak terpengaruh isu yang belum tentu kebenarannya sehingga membuat warga resah.
"Ayo saling jaga warganya. Saya minta tolong kepada masyarakat kalau menyampaikan sesuatu di sosial media itu yang menenangkan warga, jangan malah dibuat bahan bercandaan sehingga menakut-nakuti warga,” ucap Eri.
Sebagai informasi, semburan di Sungai kawasan Rungkut Madya, muncul pertama kali pada Kamis (16/10) sekitar pukul 2 siang. Semburan itu berlangsung hingga keesokan harinya pada Jumat (17/10) pukul 16.15 WIB.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022