
Garis pembatas dipasang di sekitar lokasi semburan air bercampur gas di Rungkut Madya Surabaya (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Munculnya semburan air bercampur gas yang diduga metana di Sungai kawasan Rungkut Madya, Kecamatan Gununganyar, Kota Surabaya, membuat warga sekitar panik.
Hal itu diamini oleh Titis, 43 tahun, warga Gununganyar yang berjualan makanan di sekitar lokasi kejadian di sungai kawasan Rungkut Madya. Ia mengatakan, semburan air muncul pertama kali pada Kamis (16/10) sekitar pukul 2 siang.
"Pertama kali yang tau itu suami, sekitar jam 2 siang dia ke pinggir kali, terus lihat ada semburan. Suami panggil sekuriti untuk lapor (tentang munculnya semburan air gas)," tutur Titis kepada JawaPos.com, Jumat (17/10).
Tak lama kemudian, kerumunan warga memenuhi sekitar sungai. Mereka mengabadikan semburan air disertai gas dengan kamera ponsel. Kabar ini pun menyebar luas di media sosial.
"Banyak warga yang ke sini mbak, sore sampai malam, ya mungkin panik ya. Was was saja jadi seperti lumpur lapindo. Saya saja nggak berani mendekat, takut ada api," imbuh perempuan berhijab itu.
Hingga warungnya tutup sekitar pukul 16.30 WIB, lanjut Titis, semburan air disertai gas belum juga berhenti.
Namun pada hari pertama, bau gas tidak begitu menyengat dibanding hari ini, Jumat (17/10).
"Belum ada larangan, jadi saya masih berjualan di sini (sekitar Sungai Rungkut Madya). Kemarin juga nggak begitu bau gas, cuma orang-orang panik dan takut saja. Takut kayak lapindo di Sidoarjo," tutur Titis.
Di sisi lain, dari pantauan JawaPos.com, hingga Jumat (17/10) pukul 12.45, semburan air disertai bau gas di Sungai Rungkut Madya masih berlangsung, dengan ketinggian sama, sekitar 50 centimeter di atas permukaan sungai.
Garis polisi pun terpasang dan melingkari area sungai yang mengeluarkan semburan gas. Beberapa petugas BPBD dan Satpol PP Kota Surabaya tampak berjaga di sekitar.
Sesekali, pengguna jalan yang melintasi Jalan Rungkut Madya, menengok ke arah sungai. Tak sedikit yang berhenti dan merekam semburan dengan ponsel genggam masing-masing.
Terpisah, Division Head Regional Support and Service PGN SOR III, Muhammad Rais Effendi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait adanya semburan air gas di Sungai Rungkut Madya.
"Setelah mendapat laporan, kami tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, dan melakukan deteksi semburan menggunakan LMM. Hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi methane sebesar 39 ribu ppm," ujar Rais.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022