
Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Menanti Identifikasi Jenazah tenda di kompleks RS Bhayangkara Polda Jatim. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Fauzy tak bisa menyembunyikan raut cemas di wajahnya. Bagaimana tidak, empat keponakannya yang meninggal dalam tragedi Pondok pesantren Al Khoziny Sidoarjo belum jelas keberadaannya.
Bersama puluhan keluarga korban lainnya, Fauzy menanti di posko pengungsian RS Bhayangkara Polda Jatim. Sebagaimana Fauzy, mereka juga menanti penuh harap daam cemas akan nasib putra-putrinya.
Dengan penuh kesabaran, mereka menunggu hasil identifikasi jenazah korban yang dievakuasi Tim SAR dari reruntuhan Ponpes Al Khoziny, berharap salah satu di antaranya adalah anak mereka.
"Kalau dari keluarga saya cuma satu, anaknya adik. Kalau dari sepupu ada tiga (yang belum ditemukan)," ujar Fauzy di depan Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara, Surabaya, Rabu (8/10).
Ia bercerita bahwa anaknya juga belajar di Pondok Pesantren Al Khoziny. Saat bangunan tiba-tiba ambruk, sang anak juga ada di sana. Beruntung, ia selamat karena ada di saf depan.
"Anak saya sendiri alhamdulillah selamat, karena ada di saf depan pada waktu kejadian itu. Nah (Keempat ponakan) sampai saat ini belum teridentifikasi. Saya masih menunggu," lanjutnya.
Fauzi mengatakan, keempat keponakannya itu sudah dipastikan meninggal dunia. Ia dan keluarga lainnya masih menunggu dengan penuh harap agar jenazah anak-anaknya dapat segera teridentifikasi sehingga bisa dikebumikan dengan layak.
"Keluarga saat ini sangat terpukul sekali. Kita sangat kehilangan sekali pada anak-anak kami," ucap Fauzy lirih.
Bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.
Insiden tragis ini terjadi saat para santri sedang melakukan Salat Asar berjamaah pada rakaat kedua. Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam reruntuhan bangunan.
Setelah 9 hari berjibaku mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan, kegiatan operasi SAR resmi ditutup pada Selasa (7/10) pukul 10.00 WIB.
Data terakhir, korban dalam bencana non alam ini mencapai 171 orang, dengan rincian 104 korban selamat dan 67 korban meninggal dunia, termasuk 8 body part. Dari puluhan korban meninggal dunia, 34 sudah berhasil diidentifikasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022