
Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menjelaskan pemetaan tiga klaster pendataan korban robohnya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jumat (3/10/2025). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto buka suara soal pendataan korban dalam tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, yang masih simpang siur.
Ia mengatakan, pihaknya mengambil langkah strategis dengan membagi data korban ke dalam tiga klaster utama. Tujuannya untuk mempermudah proses identifikasi dan akurasi jumlah korban.
"Tiga klaster yang kami bagi nanti, klaster dari santrinya sendiri, klaster pengurus pesantren, dan klaster pegawai yang melakukan kegiatan renovasi pembangunan gedung," tutur Nanang di lokasi, Jumat (3/10).
Langkah tersebut dinilai penting untuk melacak siapa saja korban yang berada di lokasi saat bangunan empat lantai Pondok Pesantren Al Khoziny tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.
"Jadi fokus kita saat ini adalah menemukan jenazah-jenazah yang dimungkinkan masih ada di reruntuhan. Dan ini sedang berproses, rekan-rekan sudah melihat bagaimana puing-puing seperti ini," jelasnya.
Disinggung mengenai penyelidikan penyebab bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny yang diduga karena kegagalan konstruksi, Nanang menegaskan bahwa pihaknya belum memulai penyelidikan.
"Inilah yang harus kita lihat nanti. Yang jelas tetap nanti akan melakukan kegiatan proses (penyelidikan), tetapi yang utama sekarang ini adalah masalah kemanusiaannya dulu," tegas Nanang.
Bangunan yang difungsikan sebagai musala di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.
Insiden tragis ini terjadi saat santri Pondok Pesantren Al Khoziny sedang melakukan salat Asar berjamaah pada rakaat kedua. Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam reruntuhan bangunan.
Puluhan santri diduga masih terjebak dalam reruntuhan. Tim SAR pun terus berupaya mengevakuasi korban dengan menggunakan alat berat (ekskavator dan crane).
Hingga Jumat (3/10) pukul 19.30 WIB, sebanyak 116 orang korban berhasil dievakuasi, baik secara mandiri maupun oleh Tim SAR, dengan rincian 103 selamat dan 13 korban meninggal dunia.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
