
SAR Mission Coordinator Laksma TNI Yudhi Bramantyo menjelaskan soal bau anyir yang muncul di lokasi runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Rabu (1/10/2025). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktur Operasi pencarian dan Pertolongan Basarnas sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), Laksma TNI Yudhi Bramantyo buka suara soal bau anyir yang muncul di sekitar Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo.
"(Bau Anyir) kan karena sudah lebih dua hari alias 48 jam (sejak kejadian), tetapi tidak terlalu (bau) kok ," tutur Bramantyo kepada awak media di posko darurat pada Rabu (1/10).
Sebagaimana diketahui, bangunan empat lantai di area Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, tiba-tiba ambruk saat para santri sedang melakukan Salat Asar rakaat kedua pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.
Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam puing-puing bangunan. Hingga Rabu (1/10) pukul 21.00 WIB, dilaporkan sebanyak 108 orang menjadi korban tragedi ini. Dari jumlah tersebut, 5 orang meninggal dunia dan 103 korban lainnya selamat.
Tim SAR gabungan saat ini terus berpacu dengan golden time atau batas waktu kritis, yakni 72 jam. Jika merujuk pada waktu kejadian, golden time korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan adalah Kamis (2/10) sore.
"Golden Time belum habis. Nanti kalau sudah tidak ada tanda kehidupan (termasuk bau anyir yang menyengat), nanti kita bicarakan lebih lanjut. Yang jelas setelah ini, saya beserta tim melakukan pembersihan dan cek ulang," imbuhnya.
Sebelumnya, bau anyir mulai dirasakan oleh orang-orang yang berada di sekitar Pondok Pesantren Al Khoziny. Salah satunya Wahyono, 57 tahun. Warga Sampang, Madura itu mengaku beberapa kali mencium bau tak sedap.
"Iya bau (anyir) kadang-kadang. Ngerasa baunya sekelebat saat angin berhembus," ujar Wahyono yang sudah sejak siang hari berada di lokasi, memantau proses evakuasi dari luar garis polisi kepada JawaPos.com, Rabu (1/10).
Di sisi lain, salah seorang petugas Basarnas yang tak mau disebutkan namanya mengatakan bau anyir tak begitu terasa jika dari luar bangunan, apalagi dari gerbang Pondok Pesantren Al Khoziny.
"Kalau dari gerbang ponpes, menurut saya belum begitu bau. Tetapi kalau di depan banget (bangunan yang roboh) ya lumayan, mbak. Apalagi bagi orang yang belum terbiasa (cium bau jenazah)," tukasnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
