Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 20.08 WIB

Bus Jurusan Bali di Terminal Purabaya Bungurasih Sidoarjo Sepi Penumpang, Imbas Banjir Bandang di Denpasar

Bus jurusan Bali hendak berangkat dari Terminal Purabaya Sidoarjo, Kamis (11/9). BAnjir bandang di Denpasar membuat bus jurusan Bali sepi penumpang. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO) - Image

Bus jurusan Bali hendak berangkat dari Terminal Purabaya Sidoarjo, Kamis (11/9). BAnjir bandang di Denpasar membuat bus jurusan Bali sepi penumpang. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

JawaPos.com – Dampak banjir bandang yang melanda Kota Denpasar, Bali dua hari makin luas. Banjir tidak hanya memutus akses jalan nasional, tetapi juga berdampak besar pada sektor transportasi darat. 

Jumlah kunjungan ke pulau dewata langsung turun drastis imbas banjir tersebut. Wisatawan memilih menunda kunjungan sampai kondisi Bali membaik.

Indikasi turunnya kunjungan itu salah satunya terlihat di Terminal tipe A Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo. Terminal yang biasanya ramai penumpang tujuan Bali, kini mendadak sepi.

Pengurus armada PO Bus Bali Perdana, Umar, mengaku jumlah penumpang turun drastis hingga 50 persen sejak banjir melanda.

“Dampak banjir di Denpasar Bali, penumpang jadi sepi. Biasanya kalau berangkat 10 orang penumpang itu sudah bagus. Sekarang turun drastis, hanya empat sampai lima orang saja,” ujarnya, Kamis (11/9) sebagaimana dilansir dari Radar Sidoarjo.

Tak hanya jumlah penumpang, jalur perjalanan juga terdampak. Rute utama via Negara, Jembrana, Bali tidak bisa dilalui.

Bus terpaksa memutar jauh lewat jalur Utara, yakni Singaraja, Buleleng. Kondisi ini membuat biaya operasional membengkak.

“Biasanya solar Rp 1,3 juta, sekarang bisa sampai Rp 1,5 juta sampai Rp 1,6 juta. Waktu tempuh pun bertambah panjang, dari biasanya 12 jam jadi hampir 24 jam,” jelas pria 30 tahun itu.

Keluhan serupa juga disampaikan pengurus PO Bus Angkasa, Banyak. Ia menyebut, perjalanan bus yang biasanya berangkat pukul 18.00 dari Terminal Purabaya dan tiba di Denpasar pukul 06.00, kini molor hampir seharian penuh.

“Kalau kondisi banjir ini, sampai Bali bisa pukul 17.00 lagi. Jadi hampir 24 jam di jalan,” tegasnya. Para pengusaha bus berharap banjir segera surut agar aktivitas transportasi kembali normal.

“Mudah-mudahan segera pulih, penumpang kembali ramai, dan perjalanan lancar lagi seperti biasa,” pungkasnya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore