
Anggota Polres Mojokerto menangkap pelaku pembunuhan mutilasi Pacet dan melakukan olah TKP di rumah kos pelaku, Lidah Wetan, Surabaya, Minggu (7/9). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Polres Mojokerto berhasil membekuk Alvi Maulana, 24, warga Desa Aek Paing, Rantau Utara, Labuhan Batu, Sumatera Utara, yang diduga sebagai pelaku mutilasi di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Dia diringkus di rumah kos yang berada di Jalan Lidah Wetan Gang 1, Lakarsantri, Surabaya. Detik-detik penangkapan pelaku pembunuhan mutilasi diungkapkan Ketua RT 01 RW 01 Lidah Wetan Surabaya, Heru.
"Minggu (7/9) sekitar jam 1 pagi, polisi datang untuk melakukan penangkapan pelaku mutilasi. RT diajak untuk menyaksikan penangkapan pelaku yang berada di lokasi. Pelaku langsung ditangkap," ujar Heru, Minggu (7/9).
Selama proses penangkapan, Heru tidak ikut masuk ke dalam kos, dia hanya melihat aktivitas anggota Polres Mojokerto dari luar kos dua lantai tersebut. Tak lama kemudian, dia melihat kalau pelaku dibawa ke mobil milik polisi.
"Saya nggak ikut masuk ke dalam, pelaku langsung digiring ke mobil. Beberapa polisi lain keluar membawa 1 kresek hitam tanggung. Nggak tahu berisi apa. Apakah barang bukti atau potongan tubuh," sambung Heru.
Anggota Polres Mojokerto lantas mengkonfirmasi bahwa pelaku pembunuhan mutilasi sudah ditangkap. Mereka juga meminta agar masyarakat tidak membuka police line, karena masih ada penyidikan.
Ketika ditanya terkait hubungan pelaku dan korban, Heru menuturkan bahwa kabar dimasyarakat menyebut keduanya pasangan nikah sirih. Namun hingga kini, Heru belum menerima identitas keduanya.
"Penduduk baru sekitar 5 bulan, masuk (ke rumah kos) sejak April 2025. Alvin belum pernah minta surat domisili, KTP dan surat-surat ditunda, dikabarkan juga nikah siri, karena saya belum dapat surat," imbuh Heru.
Heru juga mengaku belum pernah berinteraksi dengan pelaku. Di masyarakat, pelaku dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak bergaul dengan sosial. Beberapa kali, warga melihat pelaku mengenakan jaket driver online.
"Saya nggak pernah interaksi dengan pelaku. Infonya memang driver ojek online. Biasanya beli makan di warung, cenderung pendiam dan jarang bergaul," tutur Heru.
Sebelumnya, seorang warga Desa Pacet, Suliswanto, 35, dikejutkan dengan potongan telapak kaki kiri manusia, berukuran sekitar 20 sentimeter di semak-semak rerumputan, Sabtu (7/9) sekitar pukul 10.40 WIB.
Saat itu, Suliswanto sedang mencari rumput. Temuan tersebut menggegerkan warga Mojokerto dan sekitarnya. "Jadi setelah lihat potongan yang ada dagingnya sedikit itu terus nemu potongan kaki," ujar Suliswanto.
Polisi mencatat, ada 66 potongan tubuh yang ditemukan, mulai dari jaringan otok, lemak, telapak kaki, pergelangan tangan, hingga kulit kepala, lengkap dengan rambut, dengan panjang rata-rata 14 sentimeter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022