Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 23.18 WIB

Misteri Potongan Tubuh di Pacet-Cangar Terkuak, Terduga Pelaku Ditangkap di Surabaya

Petugas memasang garis polisi dan melakukan olah TKP di lokasi setelah warga melaporkan temukan potongan kaki manusia, Sabtu (6/9). (Dokumentasi Radar Mojokerto) - Image

Petugas memasang garis polisi dan melakukan olah TKP di lokasi setelah warga melaporkan temukan potongan kaki manusia, Sabtu (6/9). (Dokumentasi Radar Mojokerto)

JawaPos.com-Misteri penemuan potongan tubuh manusia di Jalur Pacet - Cangar, Mojokerto, pada Sabtu (6/9), mulai terungkap. Seorang pria diduga pelaku kasus mutilasi ditangkap di Surabaya. 

Dia adalah Alvi. Polisi menangkap pria 25 tahun itu di kamar kos, Jalan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya, pada Minggu (7/9) dini hari. Kabar ini dibenarkan Ketua RT 01 RW 01 Lidah Wetan, Heru.

"Penangkapan pukul 01.00 dini hari. Namanya Alvi, (sudah) kos lima bulan di (daerah) sini," ujar Heru ditemui awak media di lokasi, Minggu (7/9).

Sebelum penangkapan, anggota Polres Mojokerto terlebih dahulu mendatanginya dan memberikan informasi rencana penangkapan terduga pelaku mutilasi. Saat ditangkap Alvi terlihat santai. 

"Waktu ditangkap sedang nyantai-nyantai. Polisi bilangnya kasus mutilasi nggak tahu kasus yang mana," tambah Heru. 

Setelah ditangkap, kamar kos Alvi langsung dipasangi garis polisi. Berdasar informasi, Alvi dan korban diketahui berstatus suami istri siri, sementara korban dalam kondisi hamil ketika peristiwa tragis tersebut terjadi.

Sebelumnya, seorang warga Desa Pacet, Suliswanto, 35, dikejutkan dengan potongan telapak kaki kiri manusia, berukuran sekitar 20 sentimeter di semak-semak rerumputan, Sabtu (6/9) sekitar pukul 10.40 WIB.

Saat itu, Suliswanto sedang mencari rumput. Temuan tersebut menggegerkan warga Mojokerto dan sekitarnya.

"Jadi setelah lihat potongan yang ada dagingnya sedikit itu terus nemu potongan kaki," ujar Suliswanto. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Fauzy Pratama membenarkan temuan ini. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan sejumlah potongan tubuh manusia berukuran kecil. Kondisi tersebut menyulitkan proses identifikasi korban.

"Potongan-potongan ini sulit kami identifikasi karena kami tidak menemukan tulang. Kecuali potongan kaki kiri itu, karena yang lain hanya potongan daging," tukas Fauzy Pratama. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore