
Kondisi gedung sisi barat kompleks Grahadi Surabaya pasca dibakar massa, Minggu (31/8/2025). Pangdam V Brawijaya Mayjen Rudy Saladin mengingatkan untuk tidak anarkistis. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pangdam V Brawijaya, Mayjen Rudy Saladin meninjau kondisi terkini Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, setelah terbakar ludes saat aksi demonstrasi Sabtu malam (31/8).
Didampingi oleh jajarannya, Rudy menyaksikan kondisi bangunan cagar budaya yang menjadi korban amukan massa yang tak bertanggung jawab.
Terlihat sisa bara api masih bertebaran di sejumlah titik di sisi barat kompleks Gedung Negara Grahadi.
Rudy menyesalkan aksi pembakaran dan perusakan fasilitas umum, terutama bangunan cagar budaya, yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Ini tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga mencederai nilai sejarah kota.
"Sungguh sangat disayangkan ya, ini adalah salah satu bangunan cagar budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya," ujar Mayjen Rudy kepada awak media, Minggu (31/8).
Ia menyampaikan bahwa bangunan ini telah dibangun sejak tahun 1930-an, sebelum Indonesia merdeka.
Namun karena ulah oknum yang melempar bom molotov ke bagian atap, menyebabkan api merembet dan membakar bangunan Grahadi.
Dalam hitungan jam, sisi barat Gedung Negara Grahadi tampak porak-poranda. Sisa bangunan kayu dan barang-barang lain berubah menjadi arang serta abu. Tembok menghitam pekat akibat asap kebakaran hebat.
Atap Gedung Negara Grahadi lenyap dilahap si jago merah, meninggalkan rangka hangus dan genteng berserakan di tanah.
Coretan vandalisme berisi umpatan tampak jelas memenuhi hampir seluruh dinding bangunan.
"Alhamdulillah untungnya (kobaran api) tidak sampai ke gedung induk (menunjuk bagian tengah Gedung Negara Grahadi), karena gedung itu dibangun lebih lama lagi, sejak 1700-an," sambungnya.
Secara khusus, ia mengimbau masyarakat agar menahan diri dan tidak berbuat anarkistis. Aspirasi sebaiknya disampaikan dengan cara baik dan tenang demi menjaga ketertiban serta keamanan bersama.
"Sekali lagi saya dengan penuh kerendahan hati, memohon dengan sangat, tolong betul-betul jaga kondusifitas, jangan mudah terprovokasi, jangan anarkis, karena dampaknya luar biasa. Mari sama-sama mengendalikan diri," imbuh Rudy.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
